Cerita Siska, Beberkan Alasan Jadi Waria dan Sempat Malu Jadi Pengamen

Meskipun penghasilannya diungkapkan lumayan, Siska menuturkan merasa malu bekerja seperti ini

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Siska, pengamen waria saat ditemui di sekitaran Pondok Melati, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (8/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK MELATI - Sering bermain dengan wanita sejak Sekolah Dasar (SD), Yorstiv Satya Putra Dilli Koestianto (27) memutuskan jadi wanita pria atau waria.

Waria ialah lelaki yang suka berpakaian dan berperilaku seperti wanita.

Kemampuan mereka bersolek pun tak bisa diragukan lagi.

Hal ini lantaran, para waria pandai dan sudah terbiasa menggunakan peralatan make up wanita.

Di Indonesia, menjadi waria masihlah hal yang tabu.

Akibatnya, sebagian dari waria kerap dipandang sebelah mata.

Hal ini pun dibenarkan oleh Yortiv atau akrab disapa Siska.

"Sampai sejauh ini memang masih banyak yang memandang kita (waria) sebelah mata. Banyaklah yang masih seperti itu, katanya singkat sat ditemui di Bekasi, Minggu (8/12/2019).

Usai menceritakan pandangan orang lain terhadapnya, Siska lanjut membagikan kisahnya pada TribunJakarta.com.

Dijelaskannya, saat kecil, ia terlahir normal seperti lelaki.

Orang tuanya pun mendidik ia sewaktu kecil seperti anak lelaki.

Selanjutnya, sisi kewanitaannya ini baru timbul saat ia duduk dibangku SD.

Saat itu, Siska mengaku banyak sekali memiliki teman perempuan. Mulai dari belajar hingga bermain bersama kerap mereka lakoni setiap waktu.

"Udah dari SD aku begini. Ya ada teman lelakinya tapi enggak banyak. Jadi aku mulai sadar kalau lebih tertarik ke perempuan," sambung waria asal Surabaya itu.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved