Diduga Karena Cemburu, Vije Ngamuk dan Tega Bakar Rumah Sang Kekasih di Palembang

Siti Zuleha (26) tertunduk lemas karena rumahnya dibakar oleh sang pacar, Vije (25). Pelaku pernah masuk penjara dan memukuli Siti hingga berdarah.

Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Siti Nawiroh
tribunsumsel.com/shinta
Diduga Karena Cemburu, Vije Ngamuk dan Tega Bakar Rumah Sang Kekasih di Palembang 

TRIBUNJAKARTA.COM - Siti Zuleha (26) tertunduk lemas karena rumahnya dibakar oleh sang pacar.

Kini rumah Siti Zuleha telah rata dengan tanah. Total dua rumah di Jalan Ki Marogan Lorong Keluarga Kelurahan Kemas Rindo Kertapati Palembang, hangus terbakar akibat kejadian itu.

Pelakunya adalah pacar sendiri yaitu RT alias Vije (25) yang usai melakukan pembakaran, langsung melarikan diri.

Vije warga di kota Palembang nekat membakar rumah kekasihnya sendiri karena diduga cemburu, Jumat (7/12/2019).

"Dia orangnya cemburuan dan tempramental. Semalam dia cari saya di rumah, tapi tidak ada di rumah. Dia ngamuk dan langsung bakar rumah. Waktu kejadian itu saya memang lagi keluar,"ujar Siti Zulaeha saat ditemui Sabtu (7/12/2019).

Selama berpacaran, Siti memang kerap mengalami kekerasan dari Vije.

Pukulan dan tindak kekerasan lain sering dia alami dari kekasihnya itu.

"Saya juga sudah tidak mau lagi sama dia. Sering mukuli saya bahkan sampai berdarah-darah juga pernah karena perbuatan dia,"katanya.

Tak hanya Siti yang mengalami kerugian akibat kejadian itu, Novi kakak kandungnya yang tinggal bersebelahan rumah juga harus kehilangan tempat tinggal.

Ketika kebakaran terjadi, Novi bersama anaknya tengah tertidur pulas di rumahnya.

"Saat itu suami saya tidak ada di rumah. Saya lagi tidur dan dengar teriakan warga. Saya lihat api sudah besar dan langsung saja keluar bawa anak untuk menyelamatkan diri," ucapnya.

Tidak ada satupun barang yang berhasil ia selamatkan. Surat-surat berharga dan harta bendanya yang lain semua sudah jadi serpihan abu. Hanya tersisa baju yang melekat di badan.

Kini Siti dan Novi beserta keluarganya mengungsi sementara di rumah orang tua mereka yang berada tak jauh dari kediaman mereka.

"Kami sangat berharap pelaku pembakaran ditangkap dan ganjaran setimpal. Kami juga takut kalau dia masih berkeliaran. Nyawa kami terasa terancam," ujar Siti.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved