BNNP DKI Singgung Disparbud Soal Penutupan Tempat Hiburan Malam yang Diduga Tempat Peredaran Narkoba

Kepala BNNP DKI Jakarta Brigjen Tagam mengatakan pihaknya sudah melayangkan surat rekomendasi penutupan ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud)

Istimewa
Logo BNN 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta angkat bicara atas belum ditutupnya tiga tempat hiburan malam yang dijadikan tempat peredaran narkoba namun belum ditutup.

Kepala BNNP DKI Jakarta Brigjen Tagam mengatakan pihaknya sudah melayangkan surat rekomendasi penutupan ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta.

"Sejak beberapa pekan lalu surat rekomendasi sudah kami berikan. Seperti yang sudah-sudah, kalau ada narkoba pasti akan dilakukan penutupan," kata Tagam di kantor BNN Cawang, Jakarta Timur, Senin (9/12/2019).

Namun surat tersebut hanya bersifat rekomendasi sehingga tak bisa memaksa Disparbud DKI Jakarta menutup tempat hiburan malam.

Ketika disinggung apakah ketiga tempat hiburan malam yang terbukti jadi tempat peredaran narkoba sudah ditutup atau belum, Tagam tak menjawab gamblang.

Bayi Berusia 40 Hari Meninggal Dunia Akibat Tersedak Pisang yang Disuapi Ibu Kandungnya

Rangkap Jabatan TGUPP Tuai Polemik, Ketua DPRD DKI Jakarta Singgung OTT

Dia hanya menyebut BNNP sudah melaksanakan kewajibannya dan menyerahkan keputusan penutupan ke Disparbud DKI Jakarta.

"Silahkan konfirmasi ke sana (Disparbud DKI Jakarta). Karena kami hanya sebatas rekomendasi bahwa tempat hiburan malam itu terindikasi peredaran narkotika. Selanjutnya keputusan ada di mereka," ujarnya.

Sebelumnya BNNP DKI Jakarta mengungkap peredaran narkoba di tempat hiburan malam Olympic, Paragon, dan satu tempat lainnya di Jakarta Barat.

Dalam penggerebekan di Olympic, BNNP DKI mengamankan 2.274 butir pil ekstasi, tiga petugas keamanan dan empat oknum anggota TNI yang terlibat peredaran narkoba.

Mereka diamankan di kamar nomor 301 tempat hiburan malam Olympic yang berlokasi di wilayah Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat saat sedang bertransaksi.

Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved