Yaris Temukan Ular Sanca Sepanjang Empat Meter Sedang Melahap Seekor Bebek di Saluran Air

Yaris mengatakan, ketika ditemukan ular tersebut tengah dalam posisi melingkar melahap seekor bebek

Yaris Temukan Ular Sanca Sepanjang Empat Meter Sedang Melahap Seekor Bebek di Saluran Air
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Warga menunjukan ular sanca sepanjang empat meter di Kampung Mampangan, Beji, Kota Depok. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, BEJI - Tengah buang air kecil, Yaris tak menyangka menyaksikan seekor ular sanca sepanjang kurang lebihnya empat meter di dalam saluran air di Kampung Mampangan RT 02/09, Beji, Kota Depok.

Peristiwa tersebut, terjadi sekira pukul 19.30 WIB seusainya hujan mengguyur Kota Depok sejak pukul 18.00 WIB.

Yaris mengatakan, ketika ditemukan ular tersebut tengah dalam posisi melingkar melahap seekor bebek.

"Pas saya temuin lagi posisi melingkar, lagi makan bebek warga sudah tinggal kakinya doang yang kelihatan," ujar Yaris di lokasi, Senin (9/12/2019).

Lanjut Yaris, dirinya pun langsung meminta bantuan warga sekitar dan ular tersebut pun berhasil diamankan warga.

"Pas saya mau tangkap bebeknya itu dimuntahin lagi sama ularnya," ujar Luki warga yang berhasil menangkap ular tersebut.

Geger Ular Sanca 4 Meter di Kampung Mampangan Beji Kota Depok, Warga: Ini Ketiga Kalinya

Sementara itu, Hidayatullah (45) Ketua RT 02/09 Kampung Mampangan mengatakan, peristiwa penemuan ular tersebut sudah kali ketiga dalam kurun waktu satu bulan belakangan ini.

"Ini sudah yang ke-tiga, memang disini kan bantaran Sungai Ciliwung, jadi habitatnya disini," beber Hidayatullah di lokasi yang sama.

Lanjut Hidayatullah, beberapa waktu lalu sempat ditemukan ular yang masuk ke dalam rumah warga.

"Pernah waktu itu belum lama sampai masuk rumah warga, berhasil ditangkap juga," katanya.

Terakhir, ia mengatakan belum tahu ular tersebut akan dipindahkan, lantaran masih menunggu adanya warga yang berminat memelihara ular tersebut.

"Kalau sekarang belum tahu ya mau diapain, kalau dilepasin lagi khawatir masuk ke pemukiman warga. Nunggu ada yang mau pelihara dulu sekarang," pungkasnya

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved