Nyawa 11 Kucing Diselamatkan Saat Akan Disembelih, Tuti Suprapti Ungkap Kesaksiannya

Praktik penjagalan kucing di Denpasar, Bali diungkap oleh seorang penyelamat kucing. Ada pihak yang menjagal kucing untuk dijadikan makanan.

Editor: Kurniawati Hasjanah
TribunJakarta.com/Pebby Ade Liana
Ilustrasi kucing 

TRIBUNJAKARTA.COM - Praktik penjagalan kucing di Denpasar, Bali diungkap oleh seorang penyelamat kucing.

Ada pihak yang menjagal kucing untuk dijadikan makanan yang dijual di Denpasar.

Penyelamat kucing di Denpasar, Tuti Suprapti mengungkapkan cerita mengejutkan tersebut.

Berikut fakta transaksi kucing yang diungkap penyelamat kucing ini :

1. Daging Kucing untuk Campuran Makanan

Tuti secara eksklusif menceritakan kisahnya menghentikan penjagalan belasan kucing kepada Tribun Bali pada Minggu (8/12/2019). 

"Pernah menyelamatkan kucing dari seseorang. Kemarin mau dipakai campuran untuk menu makanan yang dijual," ungkapnya ditemui di sebuah tempat di Denpasar

Praktik daging kucing ini diduga sudah lama dilakukan oleh seorang pedagang ini untuk dijual dan dijadikan campuran bahan makanan.

2. Nyawa Kucing Ditebus Rp 400 Ribu

Untuk menyelamatkan nyawa kucing yang hendak dijagal itu, Tuti harus menebusnya dengan uang sebesar Rp 400 ribu.

"Ada itu (praktik daging kucing jadikan campuran makanan), banyak. Jadi kucing-kucing kampung yang berkeliaran itu yang diambil. Saya untuk menyelamatkan kucing itu saya harus nebus Rp 400 ribu," tambahnya. 

Tuti menebus kucing-kucing tersebut dari salah satu pedagang.

"Saya menyelamatkan 11 ekor yang mau dipotong-potong itu. Di situ memang biasanya mereka ngambilnya," sambungnya.

3. Jual Beli Kucing Dilakukan di Tempat Umum

Praktik transaksi kucing telantar di Denpasar yang kemudian akan dijagal dan dagingnya digunakan untuk menu makanan dilakukan di tempat umum. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved