4 Tahun Longsor Cuma Difoto di Pondok Aren, Akhirnya DPU dan Pengembang Benahi Pakai Bronjong

Pemkot Tangsel membenahi tanah longsor di Jalan Swadaya, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren yang berbatasan dengan Perumahan Villa Bintaro Regency.

4 Tahun Longsor Cuma Difoto di Pondok Aren,  Akhirnya DPU dan Pengembang Benahi Pakai Bronjong
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Maryono (55) korban longsor di bilangan Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangsel, saat mengutarakan aspirasinya ke pegawai Dinas PU Tangsel yang meninjau loaksi, Senin (9/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK AREN - Setelah empat tahun lamanya dan viral di media sosial, akhirnya Pemkot Tangsel membenahi tanah longsor di Jalan Swadaya, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren yang berbatasan dengan Perumahan Villa Bintaro Regency.

Diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, Maryono, pemilik rumah yang beririsan langsung dengan lokasi longsor merasa khawatir musibah itu akan kembali berulang pada musim hujan kali ini.

Maryono sampai membuat spanduk agar aduannya bisa mendapat perhatian Pemkot Tangsel.

"Mohon Bantuannya Ibu Wali Kota Tangsel. Longsor di Kelurahan Pondok Kacang Timur, 4 tahun cuma difoto-foto doang," tertulis di spanduk tersebut.

Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany, mengatakan, pihaknya sudah mencarikan solusi untuk longsor yang berlokasi di tanah yang asetnya masih dimiliki pengembang itu.

"Dinas PU sedang melakukan penanganan bronjong di Villa Bintaro Regency. Terkait dengan turap di Villa Bintaro dari dinas PU melakukan bronjong yang dimulai pada hari ini," ujar Airin saat ditemui di Kantor Pemkot Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Rabu (11/12/2019).

Airin mengatakan penggunaan batu bronjong itu untuk menggantikan turap yang hancur saat longsor.

Persiapan Natal-Tahun Baru, Menhub Sidak Kesiapan Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta

Disnakertrans DKI Bakal Usut Dugaan Penipuan Perusahaan Penyalur Kerja di Kampung Melayu

"Pekerjaan dengan bronjong batu belah, dengan tinggi 4 meter lebar 20 meter, tahap awal pekerjaan dengan pembongkaran konstruksi lama dari pengembang," ujarnya.

Pengerjaan itu dilakukan selama dua minggu dan diharapkan bisa menjadi penahan tanah agar tidak longsor saat musim hujan ini.

"Pelaksanaan fisik dengan bronjong selama dua minggu," jelasnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved