Lapor Polres Tangsel Bisa Melalui 112: Dari Kemacetan Hingga Kasus Pidana

Selain terintegrasi ke sejumlah dinas, nomor yang dijaga oleh operator selama 24 jam itu juga nyambung dengan Polres Tangsel.

Lapor Polres Tangsel Bisa Melalui 112: Dari Kemacetan Hingga Kasus Pidana
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan saat gelar rilis kasus narkoba dengan tersangka WNA Thailand didampingi Kasat Narkoba Polres Tangsel, Iptu Edy Suprayitno, di Mapolres Tangsel, Jalan Promoter, Serpong, Kamis (31/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) baru saja meluncurkan Nomor Panggil Darurat (NPD) 112.

Selain terintegrasi ke sejumlah dinas, nomor yang dijaga oleh operator selama 24 jam itu juga nyambung dengan Polres Tangsel.

Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan, turut hadir dalam peluncuran NPD tersebut di Kantor Pemkot Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Rabu (11/12/2019).

"Nomor ini akan dikoneksikan, ke mana butuhnya masyarakat itu. Kalau butuhnya ke polisi, operator di command center Pemkot Tangsel ini akan menyambungkan ke command center Polres Tangerang Selatan. Jadi cara kerjanya seperti itu," ujar Ferdy.

Masyarakat bisa melaporkan kejadian apa saja yang darurat melalui 112.

Jika berkaitan dengan tugas kepolisian, polisi akan segera menindaklanjuti.

Ferdy bahkan mengatakan, bukan hanya perampokan atau kecelakaan, hal semacam kemacetan pun bisa dilaporkan melalui NPD itu.

"Kalau lapor ke polisi, tentunya berkaitan dengan tugas-tugas kepolisian, masalah pidana, masalah kemacetan, masalah kamtibmas seperti itu," ujarnya.

Ferdy menegaskan, inti dari kontak cepat tanggap itu untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat.

Kecanduan Film Porno, Pelajar di Solo Tunjukan Alat Kelaminnya di Depan Rumah Indekos Wanita

Warga Buru Ular Kobra di Perumahan Royal Citayam: Bersihkan Selokan dan Fogging

BWF World Tour Finals 2019: Ginting Kalah Lawan Chou Tien Chen, Gagal Atasi Match Point ke-5 Lawan

"Ini kan nomor darurat ya, artinya darurat itu untuk percepatan penanganan awal, supaya masyarakat bisa dilayani secepat mungkin," jelasnya.

Namun jika dibutuhkan untuk kelengkapan administrasi, warga yang melapor juga tetap harus datang ke kantor Polres Tangsel.

"Kalau untuk laporan kan nanti tergantung SOP dia butuh layanan apa," jelasnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved