Ayah Bunuh Balita di Tangerang
Tetangga Dengar Tangisan Anak Kecil Sebelum Ditemukan Tewas Dibunuh Ayahnya Sendiri
Tetangga mendengar suara tangis AC (5) yang dibunuh oleh ayahnya sendiri, Ardiansyah sebelum ditemukan meninggal dunia.
Penulis: Ega Alfreda | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda
TRIBUNJAKARTA.COM, NEGLASARI - Tetangga mendengar suara tangis AC (5) yang dibunuh oleh ayahnya sendiri, Ardiansyah sebelum ditemukan meninggal dunia.
Jusran (29) seorang tetangga pelaku mengaku mendengar suara tangis anak kecil yang datang darah kontrakan pelaku di kawasan Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.
Menurutnya, suara tangisan itu terdengar sekira pukul 03.00 WIB, Senin (16/12/2019).
"Engga ada suara orang berantem atau ribut-ribut gitu. Cuma kedengeran jelas suara anaknya nangis. Tapi ya saya kira nangis biasa, namanya anak kecil," ujar Jusran di dekat lokasi kejadian, Senin (16/12/2019).
Dirinya meneruskan kalau pelaku bernama Ardiansyah dan istrinya, Novi, sering cekcok belakangan ini.
Terutama pada malam hari, sayup-sayup terdengar suara bentakan dari arah kamar Ardiansyah bernomor 10 tersebut.
"Sudah dua hari kedengeran berantem gitu. Sepenglihatan saya juga sudah dari hari Minggu istrinya enggak keliatan di sekitaran. Biasanya mah keliatan," kata Jusran.
Namun, menurutnya, para tetangga tak mendengar adanya keributan dari dalam kontrakan korban saat malam kejadian.
Sebelumnya, kepada polisi, Ardiansyah mengakui perbuatan kejinya membunuh darah daginya sendiri pada Senin (16/12/2019).
Kapolsek Neglasari, Kompol Manurung mengatakan, Ardiansyah lantas mencoba membunuh dirinya sendiri dengan menggorok lehernya dengan pisau yang ia gunakan untuk menikah AC (5) anak kandungnya sendiri.
"Di rumah sakit tadi, ia mengakui perbuatannya membunuh anaknya," kata Manurung di Mapolsek Neglasari, Senin (16/12/2019).
Pasalnya, Ardiansyah sudah melancarkan aksinya lima jam sebelum AC ditemukan meninggal dunia oleh Mamat, si kakek korban.
Lalu, Ardiansyah mencoba mengakhiri hidupnya menggorok lehernya sendiri usai melihat anaknya sudah terbujur kaku.
"Pelaku berusaha untuk membunuh dirinya dengan cara menggorok lehernya sendiri dan menusuk perutnya sendiri dengan menggunakan sebilah pisau," terang Menurung.
• Cerita Desi, Driver Ojol Bercadar: Gantungkan Hidup Jadi Ojol Usai Suami di PHK
• Pelajar Pembawa Senjata Tajam di Pamulang Simpan Enam Jimat, Khasiat Kebal dan Lari Kencang