Bantah Tanpa Persiapan Hadapi Banjir, Pemprov DKI Klaim Telah Siapkan Satgas Khusus

Kepala Dinas LH DKI Jakarta Andono Warih mengatakan, satgas ini akan ditempatkan di saluran dan pintu air yang berpotensi membawa banyak sampah.

TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Banjir di Jalan Patra, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNHAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup (LH) menyebut, telah menyiapkan satuan tugas (satgas) khusus untuk menangani masalah banjir.

Kepala Dinas LH DKI Jakarta Andono Warih mengatakan, satgas ini akan ditempatkan di saluran dan pintu air yang berpotensi membawa banyak sampah.

"Kita dari Dinas LH sudah punya Satgas penanganan atau antisipasi musim hujan. Kami siapkan di saluran utama, seperti Ciliwung, Pesanggrahan, Krukut, hingga Kali Baru Timur," ucapnya, Rabu (18/12/2019).

Selain menyiagakan petugas, Dinas LH DKI Jakarta juga menyiapkan ratusan alat berat untuk mengantisipasi penumpukan sampah di sejumlah saluran ataupun pintu air di ibu kota.

"Untuk alat berat kami siapkan 134 unit beko (ekskavator) untuk antisipasi musim hujan," ujarnya saat ditemui di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat.

Terkait dengan tumpukan sampah akibat hujan deras yang terjadi pada Selasa (17/12/2019) lalu, Andono mengaku tidak ada penumpukan sampah berarti di saluran maupun pintu-pintu air utama.

Waduk Jagakarsa Dikotori Sampah, Wali Kota Jakarta Selatan: Saya Belum Tahu

Video Viral Istri Pukul Suami Stroke Pakai Tongkat Direkam Sendiri Oleh Pelaku

Bahkan, tumpukan sampah yang kerap terlihat di Pintu Air Manggarai saat hujan deras mengguyur Jakarta terpantau masih dalam kondisi aman.

"Kalau kemarin itu tidak terjadi penumpukan sampah di saluran utama, sehingga untuk sementara kita simpulkan sistem tang berjalan dua bulan lalu sudah bekerja baik," tuturnya.

Sebelumnya, Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta mengkritik Pemprov DKI lantaran hujan yang terjadi Selasa (17/12/2019) lalu menyebabkan 19 ruas jalan tergenang dan delapan pemukiman warta terendam air.

Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike pun menilai, Pemprov DKI tak serius dalam mengantisipasi banjir yang mengintai warga ibu kota saat musim hujan tiba.

"Prioritas pak Gubernur tampaknya hanya fokus di program beautifikasi saja, sehingga melupakan masalah Jakarta yang paling fundamental, yaitu banjir," ucap anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Yuke Yurike, Rabu (18/12/2019).

Anggota Komisi D DPRD DKI ini pun menyebut, selama dua tahun menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan hanya fokus pada program-program pencitraan.

"Pak Gubernur tidak jelas roadmap untuk penanggulangan banjir, beliau malah fokus kepada program-program pencitraan yang tidak bermanfaat bagi masyarakat luas," kata Yuke.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved