Teror Ular Kobra

Catat! Ini Rumah Sakit yang Sediakan Serum Anti Bisa Ular di DKI Jakarta

Sejumlah rumah sakit itu tersebar di lima wilayah kota administrasi dan satu kabupaten di DKI Jakarta. Sila dicek

Tayang:
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Erik Sinaga
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Keeper Ular Bandung Zoo, Tugar Hadi Sudrajat (33) mempraktikan cara menangkap ular kobra seusai Diskusi Mengatasi Maraknya Fenomena Kobra di Sekitar Warga, di Bandung Zoo, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Selasa (17/12/2019). Pengelola Ular Bandung Zoo, Panji Ahmad Fauzan mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap teror ular kobra pada musim hujan seperti saat ini. Jika menemukan ular kobra yang berkeliaran di pemukiman warga sebaiknya tidak bertindak sendiri tanpa keahlian khusus, tapi segera laporkan kepada warga/petugas yang memiliki keahlian yang baik dalam menangani hewan berbisa tersebut. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

“Ada sembilan Rumah Sakit ya yang menyediakan serum anti bisa ular,” jelas Novarita ketika dikonfirmasi wartawan, Kamis (19/12/2019).

Meski begitu, Novarita mengakui dirinya belum mendapat seluruh data pasien gigitan ular yang menjalani perawatan di sembilan rumah sakit tersebut.

“Belum dapat info data para korbannya, hanya baru dapat yang dirawat di RSUD saja,” kata Novarita.

Novarita berujar, jumlah atau ketersediaan serum anti bisa ular di masing-masing rumah sakit disiapkan mengikuti kebutuhan.

“Sebenarnya serum ini disiapkan sama seperti anti rabies hanya saja jumlahnya yang mengikuti kebutuhan."

"Ada antisipasi jadi jumlahnya atau stoknya ditingkatkan,” bebernya.

Sementara itu, Humas RSUD Kota Depok Setya Hadi Saputra menuturkan hingga saat ini sudah ada enam pasien gigitan ular yang ditangani pihaknya.

Lima di antara enam pasien sudah diperbolehkan pulang.

Sementara satu pasien lagi yang merupakan bocah laki-laki berinisial B warga Limo masih menjalani rawat inap.

“Sampai sekarang total sudah enam pasien yang kami tangani, dua warga Bogor dan empat warga Depok."

"Tersisa satu yang dirawat anak laki-laki inisial B, sisanya diizinkan pulang sejak beberapa hari yang lalu."

"Namun harus tetap menjalani kontrol,” kata Hadi dikonfirmasi terpisah.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved