Teror Ular Kobra

Ini Daftar 9 Rumah Sakit di Depok yang Sediakan Serum Anti Bisa Ular

Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Novarita menjelaskan, total ada 9 rumah sakit yang menyediakan serum anti bisa ular untuk pasien gigitan ular.

Tayang:
Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Y Gustaman
TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Tim rescue Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor melakukan penyisiran pencarian ular di perumahan Citayam Village, Jumat (13/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Novarita menjelaskan, total ada 9 rumah sakit yang menyediakan serum anti bisa ular (SABU) untuk pasien gigitan ular di Kota Depok.

Sembilan rumah sakit tersebut di antaranya RSUD Kota Depok, Rumah Sakit Hasanah Graha Afiah, Rumah Sakit Universitas Indonesia, Rumah Sakit Bhakti Yudha, Rumah Sakit Sentra Medika, Rumah Sakit Mitra Keluarga, Rumah Sakit Citra Arafiq, Rumah Sakit Tugu Ibu, dan Rumah Sakit Meilia.

“Ada sembilan Rumah Sakit ya yang menyediakan serum anti bisa ular,” jelas Novarita ketika dikonfirmasi wartawan, Kamis (19/12/2019).

Meski begitu, Novarita mengakui dirinya belum mendapat seluruh data pasien gigitan ular yang menjalani perawatan di sembilan rumah sakit tersebut.

“Belum dapat info data para korbannya, hanya baru dapat yang dirawat di RSUD saja,” kata Novarita.

Novarita berujar, jumlah atau ketersediaan serum anti bisa ular di masing-masing rumah sakit disiapkan mengikuti kebutuhan.

“Sebenarnya serum ini disiapkan sama seperti anti rabies hanya saja jumlahnya yang mengikuti kebutuhan."

"Ada antisipasi jadi jumlahnya atau stoknya ditingkatkan,” bebernya.

Sementara itu, Humas RSUD Kota Depok Setya Hadi Saputra menuturkan hingga saat ini sudah ada enam pasien gigitan ular yang ditangani pihaknya.

Lima di antara enam pasien sudah diperbolehkan pulang.

Sementara satu pasien lagi yang merupakan bocah laki-laki berinisial B warga Limo masih menjalani rawat inap.

“Sampai sekarang total sudah enam pasien yang kami tangani, dua warga Bogor dan empat warga Depok."

"Tersisa satu yang dirawat anak laki-laki inisial B, sisanya diizinkan pulang sejak beberapa hari yang lalu."

"Namun harus tetap menjalani kontrol,” kata Hadi dikonfirmasi terpisah.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved