Semangat Toleransi di Stasiun MRT

The Salvation Army dipercaya untuk mengisi acara Christmas Carol yang digagas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan PT MRT Jakarta

TribunJakarta/Annas Furqon Hakim
Grup musik dari Gereja Bala Keselamatan tampil di Stasiun MRT Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (19/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Sambil menenteng alat musik, sekumpulan pemuda-pemudi berjumlah lebih dari 20 orang memasuki Stasiun MRT Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (19/12/2019) malam.

Mengenakan pakaian rapi dengan kemeja putih dan celana atau rok hitam, mereka mengumbar senyum kepada para pengunjung.

Sekitar pukul 19.00 WIB, seorang di antara mereka mengambil pengeras suara dan berbicara di salah satu sudut stasiun MRT.

"Bapak dan ibu semuanya, perkenalkan kami dari The Salvation Army," kata dia.

Mereka ternyata sebuah grup musik yang datang dari Gereja Bala Keselamatan.

The Salvation Army dipercaya untuk mengisi acara Christmas Carol yang digagas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan PT MRT Jakarta.

Lagu-lagu khas Natal seperti Jingle Bells dan Hai Dunia Gembiralah dimainkan selama satu jam penuh.

Meski lagu-lagunya bertema Natal, The Salvation Army tetap mengusung misi toleransi. Contohnya dengan membawakan beberapa lagu nasional.

Dengan begitu, pengunjung yang sebenarnya tidak merayakan Natal pun bisa ikut bernyanyi bersama.

Halaman
12
Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved