Natal dan Tahun Baru 2020
Prioritaskan Keamanan Jemaat, Gereja Katholik Santo Yohanes Penginjil Pasang 20 CCTV
Keamanan jemaat saat perayaan Natal 2019 menjadi prioritas Gereja Katholik Santo Yohanes Penginjil di Jalan Melawai Raya, Kebayoran Baru.
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim
TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Keamanan jemaat saat perayaan Natal 2019 menjadi prioritas Gereja Katholik Santo Yohanes Penginjil di Jalan Melawai Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Hal itu dikatakan Rita, Ketua Panitia Natal 2019 Gereja Katholik Santo Yohanes Penginjil, Sabtu (21/12/2019).
Menurut Rita, pihaknya bakal menambah beberapa unit CCTV di sekitar gereja.
"Dengan adanya CCTV, orang yang mau macam-macam jadi mikir. Kami akan tambah empat unit CCTV lagi. Keamanan nomor satu," kata Rita.
Koster Gereja Katholik Santo Yohanes Penginjil, Yosep Koa, menjelaskan saat ini sudah terpasang 16 CCTV.
Sedangkan, lanjut dia, empat CCTV tambahan bakal dipasang pada Senin (23/12/2019).
"Itu ada yang menyorot ke dalam gereja, kemudian mengarah ke jalan raya, samping kiri dan kanan, serta depan terpantau semua," jelas Yosep.
Ia menambahkan, pihaknya juga bakal melibatkan Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser NU).
"Mungkin nanti (Banser NU) untuk menjaga arus lalu lintas di jalan supaya tidak menimbulkan kemacetan," kata Yosep.
Ia menjelaskan, pihak gereja sudah melakukan koordinasi dengan Banser.
Sebaliknya, lanjut dia, Banser NU sudah menyatakan kesediaannya untuk membantu pengamanan.
"Mereka dengan senang hati membantu. Bahkan setiap tahun selalu membantu," ujarnya.
Terkait personel kepolisian dan TNI, Yosep mengaku belum bisa memastikan jumlahnya.
"Untuk keamanan sudah pasti kita koordinasi dengan pihak Polsek, Polres, bahkan sampai ke Polda. Tidak hanya kepolisian, tentara juga iya," ucap dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/interior-gereja-katholik-santo-yohanes-penginjil.jpg)