Natal dan Tahun Baru 2020

Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Hiburan Malam di Tangerang Dirazia Polisi

Razia tersebut untuk menjaring peredaran narkoba menjelang libur Natal 2019 dan tahun baru 2020.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Ega Alfreda
Razia karaoke hiburan malam di wilayah Kota Tangerang oleh Polres Metro Tangerang Kota menjelang libur Natal 2019 dan tahun baru 2020, Minggu (22/12/2019) dini hari. 

"Sejak kemarin, semua pasukan yang tergabung dari Pemkot Tangerang, Polrestro Tangkot, TNI AD dan juga organisasi masyarakat telah siaga di titik yang telah kami tentukan. Hal tersebut untuk memantau kemanan di Kota Tangerang," tuturnya.

Para wanita pemandu lagu di hiburan malam atau lebih dikenal dengan LC kalang kabut mendadak digarebek oleh polisi di Kota Tangerang, Minggu (22/12/2019) dini hari.

Razia karaoke hiburan malam di wilayah Kota Tangerang oleh Polres Metro Tangerang Kota menjelang libur Natal 2019 dan tahun baru 2020, Minggu (22/12/2019) dini hari.
Razia karaoke hiburan malam di wilayah Kota Tangerang oleh Polres Metro Tangerang Kota menjelang libur Natal 2019 dan tahun baru 2020, Minggu (22/12/2019) dini hari. (TribunJakarta/Ega Alfreda)

Seperti kejadian yang terjadi di Great Western Resort (GWR) Hotel, banyak wanita pemandu lagu yang panik saat Polres Metro Tangerang Kota tiba-tiba masuk ke ruangan karaoke yang remang-remang.

"Pak, pak, pak, aduh kaget pak enggak ngapa-ngapain cuma nyanyi doang pak," teriak seorang LC kepada petugas kepolisian.

Namun, Srikande Cisadane satuan Polres Metro Tangerang Kota yang berisi wanita berseragam menyakinkan mereka untuk tidak panik.

Sebab, polisi hanya meminta mereka untuk menunjukan kartu identitas diri dan penggeledahan obat-obatan terlarang.

"Bisa tolong minta tunjukan kartu identitas dirinya? Kami hanya memastikan data kependudukan dan penggunaan obat-obatan terlarang," kata anggota Srikande Cisadane.

Kejadian para wanita pemandu lagu hiburan karaoke hiburan malam yang panik ketika disantroni polisi pun terjadi tidak hanya di satu tempat saja.

Beberapa tempat yang disambangi polisi seperti FM3 dan Istana Nelayan pun banyak wanita pemandu lagu yang panik.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved