Sepanjang 2019, Damkar Tangsel 72 Kali Evakuasi Sarang Tawon, Ada yang Sebesar Dispenser
Bidang rescue atau penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Tangerang Selatan (Tangsel), cukup banyak evakuasi sarang tawon.
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Suharno
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir
TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG UTARA - Bidang rescue atau penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Tangerang Selatan (Tangsel), cukup banyak menerima laporan warga, terutama terkait evakuasi sarang tawon.
Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Tangsel, Uci Sanusi, bahkan mengatakan, jumlah panggilan evakuasi sarang tawon, terbanyak ke dua setelah panggilan kebakaran.
Sepanjang 2019 saja, sudah 72 kali petugas rescue Damkar Tangsel mengevakuasi sarang tawon.
"Kalau tawon dari laporan yang kita terima per hari Jumat kemarin 72 yang kita tangani selama 2019, begitu ada laporan dan langsung kita tangani," ujar Uci di Markas Damkar Tangsel, Jalan Villa Melati Mas, Serpong Utara, Senin (23/12/2019).
Jenisnya sendiri bermacam-macam.
Uci bahkan mengatakan pihaknya pernah mengevakuasi sarang tawon vespa affinis, yang diketahui mematikan.
"Ada yang jenis sarang tawon vespa, ada sarang lebah juga ada," ujarnya.
Ukuran sarang tawon yang dievakuasi pun bermacam-macam, bahkan sampainada yang sebesar dispenser.
"Macem-macem besarnya, ada yang sebesar bola tenis ada juga sebesar dispenser, bukan galonnya, dispensernya," ujarnya.
Uci pun mengimbau agar masyarakat segera melapor jika mendapati sarang tawon yang keberadaannya sudah dianggap mengganggu.
"Ketika ada sarang tawon di pohon atau di rumah warga melapor ke kita minta untuk dievakuasi. Ya mereka antisipasi agar tidak membahayakan bagi warga," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/sutarma23.jpg)