Breaking News:

20 Truk Ditahan di Tol Jakarta Cikampek Akibat Nekat Beroperasi Saat Libur Natal dan Tahun Baru

AKP Stanlly Soselisa, mengatakan, pihaknya melakukan penindakan 20 bus dengan menahan laju kendaraan di KM42

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Sejumlah truk yang ditahan di KM42 Jalan Tol Jakarta Cikampek arah Jakarta akibat nekat melintas saat libur Nataru. Rabu, (25/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, RAWALUMBU - Sebanyak 20 truk angkutan barang ditahan akibat nekat beroperasi melintas di Jalan Tol Jakarta Cikampek saat musim libur panjang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru).

Sesuai peraturan Menteri Perhubungan Nomor 72 tahun 2019 tentang pengaturan lalulintas operasional mobil barang selama Nataru, terdapat ruas jalan tol dan arteri tertentu yang dilarang dilintasi kendaraan angkutan barang.

Salah satunya adalah ruas Tol Jakarta Cikampek. Namun, pada hari ini, Rabu, (25/12/2019), masih terdapat perusahaan logistik yang nekat beroperasi meski aturan tersebut sudah diberlakukan.

Kepala Induk PJR Jalan Tol Jakarta-Cikampek-Elevated Korlantas Polri, AKP Stanlly Soselisa, mengatakan, pihaknya melakukan penindakan 20 bus dengan menahan laju kendaraan di KM42.

"Petugas di lapangan meminta para pengemudi truk untuk menepi di KM42 untuk kemudian diperiksa surat-suratnya dan muatannya," kata Stanlly dalam keterangan tertulis, Senin, (25/12/2019).

Di menjelaskan, jika pada pemeriksaan surat-surat dan muatan tidak sesuai aturan. Pihaknya akan menindak tegas dengan melakukan penilangan.

“Saat ini semuanya kami tahan di Km 42 Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta. Diantaranya, ada tiga truk pengangkut tanah merah yang memuat pupuk NPK sebanyak 1.000 sak karung dengan berat masing-masing 50 Kg (total berat 50 ton per truk),” ujar Stanlly.

Dalam surat jalan lanjut dia, tertulis muatan ini dikirim oleh perusahaan pupuk yang akan dibawa oleh PT Kelda Prima Mandiri selaku perusahaan logistik ke Marunda Tanjung Priok.

Sementara itu, Dwimawan Heru, selaku Humas Jasa Marga, mengimbau agar perusahaan logistik patuh terhadap aturan permenhub yang berlaku.

"Jasa Marga mengimbau pengusaha logistik untuk dapat mematuhi peraturan pembatasan kendaraan yang berlaku," imbaunya.

Viral Pengendara Motor Tak Mengenakan Helm Masuk Jalan Tol

Ibu Korban Penodongan Pistol oleh Sopir Lamborghini Belum Mau Berdamai

Adapun rincian pembatasan itu adalah sebagai berikut:

- Pembatasan 2 (dua) arah pada tanggal 20 Desember 2019 pukul 00.00 WIB s/d 21 Desember 2019 pukul 24.00 WIB pada ruas-ruas jalan tol tertentu;

- 25 Desember 2019 pukul 00.00 WIB s.d 24.00 WIB pada ruas jalan tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta; dan

- Pembatasan 2 (dua) arah pada tanggal 31 Desember 2019 pukul 00.00 WIB s/d 1 Januari 2020 oukul 24.00 WIB pada ruas-ruas jalan tol tertentu.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved