Terkuak, Faktor Ekonomi Hingga Cemburu Jadi Motif Pria di Bojonggede Nekat Gantung Diri

Terungkap sudah motif Rio Suparta (34) warga Kampung Kelapa, Desa Rawapanjang, Bojonggede, Kabupaten Bogor yang lakukan gantung diri.

Terkuak, Faktor Ekonomi Hingga Cemburu Jadi Motif Pria di Bojonggede Nekat Gantung Diri
Tribun Jabar/Kisdiantoro
ILUSTRASI GANTUNG DIRI 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, BOJONGGEDE – Terungkap sudah motif Rio Suparta (34) warga Kampung Kelapa, Desa Rawapanjang, Bojonggede, Kabupaten Bogor, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Kapolsek Bojong Gede Kompol Supriyadi menjelaskan hasil keterangan pihak keluarga diketahui bahwa korban sedang dalam tekanan lantaran faktor ekonomi.

Selain faktor ekonomi, Supriyadi juga mengatakan bahwa korban kerap dicemburui oleh istrinya.

“Faktor ekonomi ya, terus istrinya ini juga sering cemburu sama dia,” ujar Supriyadi pada TribunJakarta.com, Selasa (31/12/2019).

Sebelumnya diwartakan, usaha korban mengakhiri hidupnya sempat dipergoki oleh istrinya pada pukul 03.30 WIB dini hari tadi.

Istrinya memergoki korban tengah melilitkan tambang dibagian kusen kamar mandi.

Melihat hal tersebut, istri korban pun segera mengambil tali tersebut dan mengguntingnya menjadi beberapa bagian, dan melanjutkan tidur bersama dengan korban.

Barulah sekira pukul 07.30 WIB, teriakan dari Sainah membangunkan istri korban dari tidurnya.

Untuk diketahui, Sainah adalah orang tua istri korban yang pertama kali menemukan korban gantung diri ketika hendak membangunkan korban untuk berangkat kerja.

“Awalnya ini Sainah (mertua korban) mengetuk pintu untuk membangunkan anaknya untuk bekerja, kemudian mencari korban di kamar tidak ada, lalu melihat korban sudah berada di kamar mandi dalam keadaan gantung diri,” tutur Supriyadi.

Terakhir, Supriyadi membeberkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, sehingga korban dinyatakan meninggal dunia murni karena bunuh diri.

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, dan korban murni bunuh diri dengan cara gantung diri menggunakan seutas tali tambang,” tambah Supriyadi.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved