10 Barang Ini Sebaiknya Jangan Dijadikan Hadiah Tahun Baru Imlek, Bisa Jadi Pertanda Buruk

Merayakan Tahun Baru Imlek dengan teman-teman yang juga turut merayakan bisa menjadi hal yang sangat dinantikan.

10 Barang Ini Sebaiknya Jangan Dijadikan Hadiah Tahun Baru Imlek, Bisa Jadi Pertanda Buruk
chinesenewyear.net/Tribunnews.com
Berikut ini kumpulan ucapan Selamat Tahun Baru Imlek 2019. Cocok untuk dikirim ke teman via WhatsApp. Simak selengkapnya! 

TRIBUNJAKARTA.COM -  Merayakan Tahun Baru Imlek dengan teman-teman yang juga turut merayakan bisa menjadi hal yang sangat dinantikan.

Pada momen tersebut biasanya orang-orang akan saling mengunjungi, berkumpul bersama, menikmati hidangan khas Imlek dan bertukar kado atau angpao.

Namun, harus diperhatikan juga ternyata ada beberapa hal yang tidak dianjurkan untuk dijadikan hadiah pada saat perayaan  tahun baru Imlek.

Di sini kami telah mengumpulkan sepuluh hal yang tidak boleh anda berikan sebagai hadiah di Tahun Baru Imlek 2020 sebagaimana dilansir dari www.chinahighlights.com.

1. Benda Tajam

Memberi seseorang benda tajam akan menyindir orang yang menerima barang tersebut.

Hal tersebut bermakna bahwa Anda ingin memutuskan hubungan Anda dengan mereka.

Sebuah pepatah China mengatakan "satu tebasan dan dua bagiannya" berarti akhir dari hubungan antara orang-orang.

4 Hal Utama yang Wajib Ada dalam Perayaan Imlek: dari Dekorasi hingga Bagi-bagi Angpao

2. Segala Sesuatu yang Memiliki Unsur Angka '4'

Dalam bahasa Mandarin, angka empat (四 sì / srr /) terdengar mirip dengan kata untuk mati (死 sǐ).

Karena itu, apa pun dengan nomor 4 dianggap sial.

Itulah sebabnya tidak ada lantai empat di beberapa gedung dan hotel.

3. Sepatu

Sepatu adalah ide buruk untuk hadiah dalam Tahun Baru Imlek karena kata untuk 'sepatu' (鞋 xié / syeah /) terdengar persis seperti kata untuk nasib buruk atau 'jahat' (邪 xié).

Selain itu, sepatu adalah sesuatu yang Anda injak, dan karena itu, sepatu bukanlah hadiah yang baik untuk diberikan sebagai hadiah.

Banjir Surut, Yuni Shara Sibuk Ikut Bersih-Bersih Rumah hingga Rela Ngepel Sambil Jongkok

4. Saputangan

Dalam budaya Cina, orang-orang pada umumnya memberikan saputangan pada akhir pemakaman, dan saputangan sendiri merupakan simbol ucapan selamat tinggal untuk selamanya.

Memberi seseorang hadiah seperti ini membuat Anda mengucapkan selamat tinggal selamanya dan memutuskan semua ikatan.

5. Jam

Dalam bahasa Cina, mengatakan 'memberi jam' (送 钟 sòng zhōng / song jong /) terdengar persis seperti kata-kata untuk 'menghadiri ritual pemakaman' (送终 sòng zhōng) dan dengan demikian adalah nasib buruk untuk memberikan jam atau arloji.

Selain itu, jam dan arloji juga melambangkan kehabisan waktu. Ini terutama berlaku untuk manula.

Memberi jam atau arloji sebagai hadiah adalah larangan terbesar dalam budaya Tiongkok.

Rumah & Mobil Mewahnya Dikabarkan Terendam Banjir, Hotman Paris Klarifikasi: Besok Saya Pulang

6. Buah Pir

Memberi buah adalah hal yang baik, tetapi buah berbeda dengan buah pir, karena buah pir adalah sesuatu yang tabu dalam budaya Cina. Ini karena kata Cina untuk 'pir' (梨 lí / lee /) terdengar sama dengan kata untuk meninggalkan atau 'perpisahan' (离 lí).

7. Potongan Bunga

Potongan bunga umumnya merupakan hadiah untuk pemakaman, jadi sangat dilarang apabila diberikan pada Tahun Baru Imlek.

Ini khususnya berlaku untuk bunga Krisan Kuning dan bunga putih apa pun, yang mewakili kematian.

Putih adalah warna sial (pemakaman) dalam budaya Cina, jadi bunga putih juga harus dihindari.

8. Payung

Payung adalah ide yang buruk untuk diberikan sebagai hadiah, karena kata payung dalam bahasa Cina adalah (伞 sǎn / san /) terdengar seperti kata untuk 'putus' (散 sàn).

Memberi seseorang payung mungkin menyindir bahwa Anda merasa hubungan Anda dengan mereka telah berantakan.

9. Objek Berwarna Hitam atau Putih

Hitam dan Putih adalah warna yang kerap digunakan dalam pemakaman, jadi hindari memberikan hadiah yang sebagian besar hitam atau sebagian besar putih, atau kertas pembungkus atau amplop dengan warna-warna ini.

10. Cermin

Cermin adalah ide yang buruk untuk hadiah di sebagian besar Asia, karena diyakini menarik hantu jahat.

Selain itu, mereka mudah rusak dan merusak barang-barang adalah pertanda buruk.

(BANGKAPOS.COM/Putrie Agusti Saleha)

Editor: Muji Lestari
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved