Iran Vs Amerika Serikat Memanas
Setelah Serang Pangkalan Militer Amerika Serikat di Irak, Iran Ingatkan Arab Saudi dan Israel
Iran menyerang pangkalan militer Amerika Serikat di Irak lalu ingatkan Arab Saudi dan Israel.
Penulis: Suharno | Editor: Wahyu Aji
Menyusul reaksi kemarahan Iran, Presiden Trump mengekuarkan serangkaian ancaman serangan lebih kuat ke 52 sasaran penting di Iran, termasuk situs warisan budaya dunia.
Menlu Mike Pompeo dalam pernyataan terbarunya menegaskan, keputusan AS melenyapkan Qassem Soleimani memiliki dasar kuat.
Meski begitu, kalangan Kongres AS menyatakan, Trump tidak melalui proses konstitusional, meminta persetujuan Kongres atas keputusan eksekutifnya membunuh Qassem.
Pejabat Iran Unggah Cuitan di Twitter
Seorang pejabat Iran mengunggah sebuah cuitan di Twitter pribadinya pada Rabu (8/1/2020) setelah serangan balas dendam ke pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Irak.
Menteri Telekomunikasi Iran, Mohammad Javad Azari Jahromi diduga meminta pasukan AS dan pasukan asing lainnya untuk keluar dari wilayah Iran dan Irak.
Ia menyertakan tagar #HardRevenge atau yang berarti balas dendam sengit di cuitannya tersebut.
"Keluar dari daerah kami! #HardRevenge (Bendera Iran dan Irak)," cuit Jahromi.
Lebih lanjut, Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif juga menuliskan cuitan setelah serangan balas dendam terjadi.
Zarif mengatakan serangan dilakukan dalam rangka pembelaan diri, bukan untuk memulai perang.
"Iran mengambil dan menyimpulkan langkah-langkah proporsional dalam pembelaan diri berdasarkan Pasal 51 dari Piagam PBB, yang menargetkan basis, dimana serangan bersenjata (secara, red) pengecut (dilakukan, red) terhadap warga kita dan pejabat senior, diluncurkan.
Kami tidak memulai eskalasi atau perang, tapi akan membela diri terhadap agresi apapun," cuit dia.
Diketahui, Korps Garda Republik Islam (IRGC) telah melakukan serangan rudal terhadap tiga pangkalan AS di Irak.
Yakni pangkalan AS di Erbil di Irak Utara, Al Asad di Irak Barat, dan Taji yang berada 27 kilometer sebelah utara Baghdad.
Serangan tersebut terbagi dalam dua gelombang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/empat-peluru-kendali-mengudara-di-iran.jpg)