Nyaris Babak Belur, Pemilik Karaoke Kepergok Istri Lagi Bareng Selingkuhan di Indekos Lampung
Pasangan diduga selingkuh digerebek istri dan keluarganya di sebuah indekos.
TRIBUNJAKARTA.COM - Pasangan diduga selingkuh digerebek istri dan keluarganya di sebuah indekos.
Peristiwa itu dibenarkan Kapolsek Seputih Mataram Iptu Arief Wiranto.
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, kedua pasangan itu diamankan di Mapolsek Seputih Mataram.
"Ya (benar) anggota telah mengamankan (WW dan BG). Kami amankan ke mapolsek saat ketangkap basah sedang berduaan di kontrakan, digerebek istri sahnya bersama keluarga," terang Iptu Arief Wiranto, Minggu (12/1/2020).
Saat dilabrak sang istri, WW yang merupakan pemilik usaha karaoke itu nyaris menjadi bulan-bulanan massa.
"Tetapi anggota berhasil meredam kedua belah pihak. Guna mengamankan pasangan selingkuh ini, petugas langsung bawa ke polsek, menginterograsi dan menahan keduanya selama 1 x 24 jam," bebernya.
WW, lanjut Arief, bisa saja dijerat pasal perzinaan.
Itu bila istri sahnya melaporkan kejadian itu ke polisi.
"Apabila istri dan keluarganya melaporkan dengan perkara perzinaan yang dilakukan kedua pasangan tersebut, kami akan menindaklanjuti. Pasangan ini bakal kita jerat dengan pasal 284 KUHP dengan ancaman 9 bulan kurungan penjara," pungkasnya.
Warga Kaget
Warga Kampung Ono Harjo, Kecamatan Seputih Mataram, Lampung Tengah mengaku kaget atas peristiwa penggerebekan kamar indekos oleh istri dan keluarga bos karaoke berinisial WW.
Warga mengira penggerebekan itu dilakukan oleh pihak kepolisian terkait kasus narkoba atau pencurian.
"Aku kira itu penggerebekan pelaku kriminal. Soalnya sempat terdengar teriakan supaya yang di dalam kamar keluar," kata Eko, warga setempat, Minggu (12/1/2020).
Eko baru menyadari kalau ternyata penggerebekan itu dilakukan oleh istri WW (36), pemilik karaoke di Kampung Ono Harjo.
"Setahu saya dia (WW) yang punya karaoke. Saya gak kenal betul. Tapi orangnya setahu saya ya bawaannya kalem aja," terangnya.