Cerita Aci, Berlarian Gendong Cucu Menyelamatkan Diri Saat Longsor Menerjang Lebak

Aci mengaku tak kuasa jika harus mengingat peristiwa mencekam tersebut. Menurutnya, itu merupakan bencana terparah yang pernah dialami.

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Annas Furqon Hakim
Aci (50), warga Lebak yang terdampak bencana banjir dan longsor, Minggu (12/1/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, LEBAK GEDONG - Pasangan suami istri, Satim (56) dan Aci (50), adalah dua dari ratusan jiwa yang terdampak bencana banjir dan longsor di Lebak, Banten.

Keduanya tinggal di RT 01/RW 02, Desa Lebaksitu, Gebakledong, Lebak, Banten.

Namun, rumah mereka kini sudah hancur diterjang longsor dan harus mengungsi.

"Belakang rumah ambruk, habis, terus rumah kita juga bergeser," kata Aci saat ditemui di lokasi, Minggu (13/1/2020).

TribunJakarta.com ikut bersama lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk menyalurkan bantuan ke Desa Lebaksitu, Lebakgedong, Lebak, Banten.

Aci menuturkan, longsor menghantam rumahnya pada Rabu (1/1/2020) sekitar pukul 05.30.

Akan tetapi, ia dan warga lainnya sudah menduga bakal terjadi longsor tiga jam sebelumnya.

"Dari malamnya sudah hujan. Terus di rumah airnya tuh keruh. Lantai juga sudah retak," ujarnya sambil menitikan air mata.

Aci mengaku tak kuasa jika harus mengingat peristiwa mencekam tersebut. Menurutnya, itu merupakan bencana terparah yang pernah dialami.

Pukul 03.30, Aci, suaminya, beserta tiga anak dan satu cucunya bergegas mencari tempat aman.

Ia berlarian sambil menggendong cucunya yang masih berusia 10 tahun. Sementara, suami dan ketiga anaknya mengikuti dari belakang.

"Pokoknya kita lari. Terus ada yang arahin ke sini saja. Akhirnya kita ngungsi di sini," tutur dia.

Mantan Asisten Ngaku Sikap Lina Berubah Semenjak Ini, Butet: Sosok Bunda Nggak Gitu

Gara-Gara Bawa Ini, Nagita Slavina Diperiksa Security Bandara Sampai Satu Jam: Dipretelin Semua

Rumah Gelandang Persija Jakarta Diteror, Ibunda Evan Dimas: Kami Sabar Saja

"Kita nggak bawa apa-apa. Bawa diri sama baju yang dipakai saja," tambahnya.

Dua hari setelah tertimpa bencana, ia dan warga terdampak lainnya baru menerima bantuan.

"Alhamdulillah kalau kebutuhan pokok sudah banyak lah," ucap Aci.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved