Simpan 5 Paket Ganja Seberat 429 Gram, Pepeng Diringkus Polisi di Bekasi

Pepeng diringkus di kediamannya di perumahan Victoria Permai, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, pada Kamis, (9/1/2020) sekitar pukul 17.30 WIB.

Simpan 5 Paket Ganja Seberat 429 Gram, Pepeng Diringkus Polisi di Bekasi
Humas Polres Metro Bekasi
Stefen Arie alias Pepeng tersangka pemilik narkoba jenis ganja 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BABELAN - Seorang pria bernama Stefen Arie alias Pepeng (37), diringkus Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi usai kedapatan menyimpan ganja seberat 429 gram.

Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi, AKP Sunardi, mengatakan, Pepeng diringkus di kediamannya di perumahan Victoria Permai, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, pada Kamis, (9/1/2020) sekitar pukul 17.30 WIB.

"Berawal dari infomasi masyarakat, tim Satuan Reserse Narkoba melakukan pengamatan di TKP," kata Sunardi kepada TribunJakarta.com, Senin, (13/1/2020).

Dari hasil pengamatan itu, anggota menedapati seorang pria mencurigakan sesuai dengan target operasi yang sudah dikantongi dari pengungkapan kasus sebelumnya.

"Anggota langsung melakukan introgasi dan menggeldah rumah pria tersebut," ujarnya.

Dari hasil pengeledahan, polisi mendapati lima paket barang bukti ganja yang disimpan tersangka di dalam sebuah lemari pakaian.

Kelima paket ganja itu masing-masing seberat, 83 gram, 23 gram, 86 gram, 86 gram, 85 gram dam 65 gram. Total keseluruhan ganja yang ditemukan seberat 429 gram.

"Lima paket ganja itu dibungkus menggunakan plastik bening dibalut lakban berwarna coklat," terang Sunardi.

Polisi kemudian membawa barang bukti ganja beserta pelaku ke Mapolres Metro Bekasi untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kisah Pilu Suami di Prabumulih, Tak Mampu Biayai Lahiran Istri hingga Bayi 4 Bulan Ditahan Pihak RS

Setelah Evan Dimas, Persija Jakarta Dikabarkan Akan Rekrut Tiga Nama Pemain Bintang Ini

Persija Jakarta Resmi Tunjuk Sergio Farias Sebagai Pelatih: Pernah Tangani 4 Tim Elite Asia

Sunardi memastikan, pihaknya masih terus mengembang kasus ini guna mengungkap bandar besar peredaran narkoba di wilayah Bekasi.

"Kita masih lidik ya, pelaku ini masih kita introgasi agar mengaku dari mana asal barang buktinya," jelas dia.

Akibat perbuatannya, Pepeng kini mendekam di tahanan Mapolres Metro Bekasi. Ia dijerat pasal 114 dan 111 KUHP tentang narkotika ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved