Santri Ditabrak Truk Hingga Lumpuh, Ratusan Santri Tutup Jalan Teluknaga Sambil Berselawat

Lalu lintas tersebut benar-benar mati karena ditutup oleh ratusan santri yang berunjuk rasa

Santri Ditabrak Truk Hingga Lumpuh, Ratusan Santri Tutup Jalan Teluknaga Sambil Berselawat
TribunJakarta/Ega Alfreda
Suasana unjuk rasa ratusan santri yang menutup Jalan Kampung Melayu, Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Rabu (15/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TELUKNAGA - Ratusan santri gabungan di Teluknaga dan Kosambi, Kabupaten Tangerang melakukan unjuk rasa dan menutup Jalan Kampung Melayu.

Pantauan di lokasi unjuk rasa, ratusan santri mengenakan baju serba putih dan berselawat melumpuhkan Jalan Kampung Melayu yang menghubungkan Kota Tangerang dengan Kabupaten Tangerang.

Bahkan, lalu lintas tersebut benar-benar mati karena ditutup oleh ratusan santri yang berunjuk rasa.

Kepolisian setempat terpaksa memutarbalik kendaraan yang mau menuju Teluknaga, Kabupaten Tangerang dan sebaliknya.

Ratusan santri yang duduk di aspal sambil mendengarkan orasi yang disuarakan oleh orator meminta Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar mandul peraturan.

"Turunkan bupati! Turunkan bupati! Turunkan bupati!," teriak kompak para santri dipimpin oleh sang orator, Rabu (15/1/2020).

Diketahui, unjuk rasa tersebut didasari karena adanya santri dari Pondok Pesantren Al-Hasaniyah Rawalini yang tertabrak truk raksasa pada Selasa (14/1/2020) pagi.

Bahkan, santri tersebut dikatakan sampai lumpuh selamanya karena kakinya sebelah kanan hancur terlindas truk yang melintas pagi hari.

Padahal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang sudah membatasi jam operasional kendaraan barang yang melintasi ruas jalan di wilayah kabupaten Tangerang.

Halaman
12
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved