Anak Hakim Jamaluddin Tepis Tangan Zuraida Hanum, Sebut 2 Eksekutor Main Dam Tiap Malam Jumat
Rajif Fandi Jamal menepis tangan Zuraida Hanum ketika ingin memegang pundaknya. Ia membongkar siapa dua eksekutor pembunuh ayahnya, Jamaluddin.
TRIBUNJAKARTA.COM, MEDAN - Rajif Fandi Jamal masih begitu terpukul melihat ayahnya, Jamaluddin, dihabisi oleh istrinya Zuraida Hanum.
Polisi memastikan otak pembunuhan berencana hakim di Pengadilan Negeri Medan itu adalah Zuraida Hanum.
Zuraida Hanum juga menyewa dua pembunuh bayaran: M Jefri Pratama dan Reza Pahlevi.
Rajif Fandi Jamal semakin dongkol saat melihat Zuraida Hanum kembali ke rumah mereka untuk memperagakan pembunuhan Jamaluddin, Kamis (16/1/2020).
Dikutip dari Serambinews.com, mahasiswa salah satu universitas di Jakarta ini masih belum bisa menerima perbuatan ibu tirinya itu.
Hal itu tampak saat Rajif Fandi Jamal menepis tangan Zuraida Hanum yang mencoba memegang pundaknya selesai reka ulang.
IA mengatakan hal tersebut kepada Serambinews.com ketika dihubungi melalui telepon dari Nagan Raya, Aceh, Jumat (17/1/2020).
Anak kedua almarhum Jamaluddin tersebut pada Jumat masih di Medan dan pada Sabtu (18/1/2020) bertolak ke Jakarta untuk melanjutkan perkuliahan.
Dalam rekontruksi yang berlangsung di rumahnya, ia turut menyaksikan ketika polisi mereka ulang dengan menghadirkan ibu tirinya bersama dua tersangka lain.
“Sangat tragis ketika Abu (sapaan untuk ayah) dihabisi oleh mereka (ketiga tersangka),” ucap Rajif Fandi Jamal.
Ia sedih dan kecewa dengan ibu tirinya tersebut atas perbuatan tersebut.
Zuraida Hanum sempat memegang pundaknya ketika akan keluar dari rumah pada akhir rekonstruksi tetapi langsung ditepisnya.
Jaga Jarak dengan Anak Tiri
Sebelumnya, Rajif Fandi Jamal juga mengungkap bagaimana hubungan Zuraida Hanum selama ini dengan dua anak tirinya.
Lantaran hal tersebut, Jamaluddin juga sempat menyoal sikap Zuraida Hanum.
Dari istri pertama, hakim Jamaluddin dikaruniai dua anak, yakni Kenny Akbari Jamal yang tak lain kakak Rajif Fandi Jamal.
Cerita Zuraida Hanum terhadap kedua anak Jamaluddin disampaikan Rajif Fandi Jamal di rumahnya Blok B No 22, Perumahan Royal Monaco, Medan, Senin (13/1/2010).
Semenjak menikah pada 2011 silam, Jamaluddin tak pernah membeda-bedakan kasih sayangnya terhadap anak-anak bawaan Zuraida Hanum.
• Arahan Perdana Firli Bahuri untuk Seluruh Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi
Ia mengaku tak habis pikir Zuraida Hanum keji mengabisi ayahnya.
Padahal, Zuraida Hanum sudah dinafkahi dan diberikan hidup layak oleh Jamaluddin.
"Terkejut sih memang enggak nyangka," ungkap Rajif Fandi Jamal.
"Dia orangnya lembut begitu kalau ngomong, terus sama ayah dikasih semua," sambung dia.
Rajif membenarkan saat dinikahi ayahnya, Zuraida Hanum membawa anak hasil pernikahan dengan suaminya yang pertama.
"Dia ada anak bawaan dari suami pertamanya itu, almarhum ayah yang merawat."
"Enggak dibeda-bedakan mana anak tiri mana anak kandung ngerawatnya. Ayah adil."
"Tapi dia begitu, kelakukannya kan enggak disangka," tegas Rajif.
• Zuraida Hanum Sudah Hidup Enak, Kenny Anak Hakim Jamaluddin: Biar Hidup Susah di Penjara
Suasana hati Rajif campur aduk mengetahui Zuraida Hanum otak di balik terbunuhnya Jamaluddin.
"Sedih kesal semua campur aduk," kata dia pelan dilansir Tribun Medan dalam artikel: Anak Hakim Jamaluddin Minta Ibu Tirinya Diberi Hukuman Penjara Seumur Hidup.
Diakui Rajif, ia tidak pernah berkomunikasi secara intensif dengan Zuraida Hanum.
"Dia tidak mau mengajak kami berbaur dengan dia. Dia lain kami lain, ada jarak," terang Rajif.
Tak sekali Jamaluddin pun meminta Zuraida Hanum untuk merangkul anak-anaknya.
"Ayolah dekat sama anak. Masa kamu begitu," ucap Jamaluddin seperti ditirukan si bungsu.
Namun, Zuraida Hanum malah diam saja.
Harapan Rajif, ibu tirinya dapat diganjar dengan hukuman setimpal.
"Minimal penjara seumur hidup," ucap dia.

Dua Pelaku Akrab dengan Jamaluddin
Rajif Fandi Jamal sempat menghadiri rekonstruksi tempat jasad ayahnya ditemukan di Dusun II, Desa Suka Damai, Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, Kamis (16/1/2020).
Pandangannya nanar melihat sebatang pohon sawit yang tumbang.
Di tengah kebun sawit, jasad Jamaluddin ditemukan setelah dibuang dua eksekutor M Jefri Pratama dan M Reza Fahlevi.
Jenazah hakim Jamaluddin dibuang sesuai rencana yang disusun Zuraida Hanum.
Tak banyak yang dilakukan Rajif Fandi Jamal di lokasi penemuan jenazah ayahnya.
Ia cuma menatap pohon yang diberi garis polisi tersebut.
Rajif Fandi Jamal berharao ibu dan dua eksekutor ayahnya mendapat hukuman seberat-beratnya.
Menurut dia, dua eksekutor bukanlah orang asing.
M Reza Pahlevi dan M Jefri Pratama kerap datang ke rumah mereka untuk bertemu dengan ayahnya.
"Saya tidak terlalu nyambung, bahkan tidak percaya. Namun dia (pelaku) sering bermain dengan ayah untuk bermain dam batu."
"Kedua tersangka hampir setiap malam Jumat datang ke rumah untuk bermain dam (domino) batu."
"Setiap malam Jumat pasti ada, tapi mereka rame," terang Rajif Fandi Jamal.
Setelah melihat lokasi pembuangan jasad ayahnya, Rajif Fandi Jamal berpelukan dengan Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin Siregar. (Serambi Indonesia/Tribun Medan)