Viral SDN Samudrajaya 04 Bekasi

Kondisi SDN Samudrajaya 04 Bekasi Rusak Parah, dari Atap Hingga Lantai Tak Layak Digunakan

Beberapa kacanya rusak hingga tak ada penghalang sama sekali untuk melihat keluar, ke arah ladang persawahan yang ada di belakang bangunan sekolah

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Kondisi SD Negeri Samudrajaya 04 Bekasi yang rusak parah. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, TARUMAJAYA - Belum lama ini beredar video yang memperlihatkan sekelompok siswa mengaku dari SD Negeri Samudrajaya 04, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi meminta agar bangunan sekolahnya segera diperbaiki.

Dalam video itu, siswa menceritakan kondisi sekolah yang mengalami rusak parah hingga tidak layak digunakan untuk belajar.

Video curahan aspirasi bocah SD itu ditunjukkan kepada pemerintah setempat agar mereka segera mendapat perhatian.

TribunJakarta.com pada Minggu, (19/1/2020), mencoba mendatangi SD Negeri Samudrajaya 04 untuk melihat langsung kondisi sekolah yang ramai diperbincangkan di media sosial usai vdieo curahan aspriasi siswa tersebar.

Letaknya yang bisa dibilang cukup jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Bekasi bisa jadi penyebab wilayah Tarumajaya kurang diperharikan.

SD Negeri Samudrajaya 04 terletak di Kampung Tambun Bagian Tiga, Desa Samudrajaya, Kecamatan Tarumajaya. Berdiri di dekat ladang persawahan membuat kondisi halaman sekolah nampak belok.

Ketika disambangi TribunJakarta.com, kondisi sekolah memang sepi karena seriap hari minggu, aktivitas belajar mengajar libur.

Hanya ada beberapa warga yang lalu lalang di sekitar sekolah untuk mencari ikan di ladang persawahan yang sedang dipenuhi air ketika musim penghujan.

Jika dilihat sekilas dari luar, bangunan sekolah memang sudah nampak rusak dan persis seperti bangunan tak terawat.

Halaman sekolah yang becek, atap plafon yang terlihat berlubang serta daun pintu setiap ruang kelas yang rusak tanpa memiliki gagang kunci.

Seorang warga bernama Sinol (60), pemilik warung depan sekolah ketika itu bersedia mengantar TribunJakarta.com untuk melihat-lihat ke dalam ruang kelas.

Menurut dia, kondisi di dalam ruangan tidak jauh lebih buruk dari kondisi dari luar sekolah. Hampir semua kelas kata dia rusak parah tak terawat.

"Sama di dalam pada rusak juga, genteng juga pada bocor kalau hujan," kata Sinol yang mengaku diamanatkan sebagai penjaga sekolah.

Satu per satu, dia membukakan pintu ruang kelas yang hanya dikunci menggunakan seutas tali yang dililit ke kusen pintu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved