Bus Terguling di Subang
Korban Selamat Kecelakaan Bus Terguling di Subang Ingatkan Sopir: Bang Pelan-pelan, Tapi Tak Bisa
Rosmala (40), korban kecelakaan bus terguling di Subang mengaku sempat mengingatkan sopir sebelum insiden maut tersebut.
Setelah tiba, satu persatu jenazah yang sudah terbaring didalam keranda pun diangkat dan dipindahkan ke dalam Masjid As Shobariah.
"Minggir dulu ayo biar cepat disalatkannya," ujar salah seorang warga yang menggotong keranda masuk ke dalam Masjid As Shobariah, Bojong Pondok Terong, Cipayung, Kota Depok, Minggu (19/1/2020).
Sekira pukul 08.57 WIB, warga pun tengah bersiap-siap untuk melakukan salat jenazah.
Berikut foto-fotonya:




UPDATE Kecelakaan Bus Rombongan Kader Posyandu Asal Depok: 8 Meninggal, 32 Orang Luka Berat
Delapan jenazah korban kecelakaan bus terguling di Subang tengah dalam perjalanan menuju pulang Kota Depok, Jawa Barat.
Bus membawa kader Posyandu Bojong Pondok Terong, Cipayung, Depok.
Tak hanya korban meninggal, korban luka berat dan ringan pun seluruhnya dipulangkan ke Depok untuk menjalani perawatan di Rumah Sakit Universitas Indonesia dan Rumah Sakit Umum Daerah Kota Depok.
Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, data terbaru ada delapan orang meninggal dunia, 32 orang luka berat, dan 18 lainnya luka ringan.
"Total luka berat ada 32, luka ringan 18, dan meninggal dunia delapan. Satu orang yang meninggal dunia itu sopirnya ya warga Bogor," kata Idris di Masjid As Shobariah, Bojong Pondok Terong, Cipayung, Kota Depok, yang menjadi lokasi kedatangan jenazah, Minggu (19/1/2020).
Idris mengatakan, beberapa korban diberangkatkan sejak sekiranya pukul 03.00 WIB dini hari.
"Ambulans dari kami tiba pukul 00.00 WIB, dan berangkat lagi kesini membawa korban pukul 03.00 WIB," tambah Idris.
Sementara itu, pantauan TribunJakarta.com di Masjid As Shobariah, keluarga serta kerabat mulai memadati menunggu kedatangan jenazah korban kecelakaan maut di Subang.
Pemkot Depok Sampaikan Belasungkawa Bagi Korban Kecelakaan Bus Terguling di Subang