Buru Maling Sepeda Motor ke Pandeglang, Anggota Polsek Serpong Berhasil Tangkap Penadah

Di Pandeglang, kecamatan Panimbangan itu, merupakan lokasi pendahan, tempat U menjual motor curiannya.

TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Aparat Polsek Serpng merilis penangkapan dua orang penadah di Mapolsek Serpong, Jalan Letnan Sutopo, Lengkong Gudang Timur, Serpong, Tangsel, Senin (20/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Aparat Polsek Serpong memburu pelaku maling sepeda motor hingga ke Pandeglang, Banten, namun justru menangkap dua orang penadah.

Kapolsek Serpong, Kompol Stephanus Luckyto, memaparkan, pihaknya mendapatkan informasi keberadaan pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) berinisial U, yang beraksi di sebuah klinik di Serpong pada 2019 lalu, sedang berada di Pandeglang.

Di Pandeglang, kecamatan Panimbangan itu, merupakan lokasi pendahan, tempat U menjual sepeda motor curiannya.

Setelah disambangi, U ternyata sudah melarikan diri. Tak hilang akal, polisi justru meringkus MRN (36) dan SPN (30), sang penadah.

"Pelaku atas nama MRN dan SPN ini adalah pelaku penadah dari tindak kejahatan yang dilakukan pelaku yang saat ini mssih DPO atas nama inisial U," ujar Luckyto saat merilis ungkap kasus tersebut di Mapolsel Serpong, Jalan Letnan Sutopo, Lengkong Gudang Timur, Serpong, Tangsel, Senin (20/1/2020).

Luckyto mengatakan, MRN dan SPN memang spesialis menadah motor curian dari Tangsel.

"Hasil kejahatan yang terindikasi merupakan hasil kejahatan curanmor yang dilakukan di wilayah hukum Polsek Serpong dan di wilayah hukum Polres Tangsel," jelasnya.

Dari tangan MRN dan SPN, polisi menyita tujuh sepeda motor hasil curian.

Atas perbuatannya, mereka dijerat pasal 363 juncto 480 ayat 1 KUHPidana dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved