Dituding Pesan Senjata Api, Kivlan Zen: Barangnya Saya Tidak Lihat

Terdakwa kepemilikan senjata api ilegal, Kivlan Zen, dituding memesan senjata api kepada Iwan.

Dituding Pesan Senjata Api, Kivlan Zen: Barangnya Saya Tidak Lihat
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Terdakwa kepemilikan senjata api ilegal dan peluru tajam, Kivlan Zen, mengenakan seragam purnawirawan, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (22/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMAYORAN - Terdakwa kepemilikan senjata api ilegal, Kivlan Zen, dituding memesan senjata api kepada Iwan.

Pernyataan itu termaktub dalam berita acara pemeriksaan (BAP) yang dibacakan sebelumnya oleh jaksa penuntut umum.

Sementara Iwan adalah terdakwa pada perkaraa yang sama dengan Kivlan Zen.

Menyoal hal tersebut, Kivlan Zen menyatakan memang memesan senjata api kepada Iwan.

"Iya saya pesan, karena dia (Iwan) bisa menyediakan, dia sebagai orang yang punya suatu PT urusan untuk security (keamanan)," kata Kivlan, setelah sidang pembacaan eksepsi, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (22/1/2020).

Kendati begitu, Kivlan menyebut belum menerima senjata api yang dipesan kepada Iwan.

"Saya tidak tahu semuanya, barangnya saya juga tidak lihat," ucap Kivlan.

Kivlan Zen berkali-kali mengatakan, dirinya tak terlibat dalam dakwaan pemesanan senjata api ilegal.

Driver Ojol Kena Order Fiktif Siswa SMP di Tulungagung, Pesan 50 Udang Keju Seharga Rp 525 Ribu

Wanita Diperkosa 4 Pria di Kebun Sawit Sumbar, Korban Dituduh Berzina dan Denda Rp 5 Juta

Sebabnya, Kivlan Zen mengklaim belum menerima senjata api yang dipesannya.

Karena itu, Kivlan ngotot tak terlibat dalam perkara tersebut.

"Tidak ada. Jadi, ini semuanya rekayasa. Uangnya memang diberikan untuk beli senjata, tapi barangnya saya tidak lihat," jelas Kivlan.

"Di mana akalnya itu polisi-polisi. Saya tidak menyalahkan jaksa, kan jaksa dasarnya BAP polisi," tutup Kivlan.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved