Soal Virus Corona, Presidium Mer-C Minta Pemerintah Evakuasi WNI yang Ada di China
Sarbini menyatakan pemerintah Indonesia sebaiknya mengevakuasi WNI di Wuhan untuk dibawa ke Indonesia.
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat
TRIBUNJAKARTA.COM, SENEN - Chief of Presidium Mer-C, Sarbini Abdul Murad, menyatakan sejumlah warga negara Indonesia masih berada di Wuhan, China.
Mereka dikhawatirkan terpapar virus corona.
Karena itu, Sarbini menyatakan pemerintah Indonesia sebaiknya mengevakuasi WNI di Wuhan untuk dibawa ke Indonesia.
"Karantina atau isolasi WNI yang ada di Wuhan, itu rekomendasi kami dilakukan di Indonesia," kata Sarbini, saat konferensi pers di kantornya, Jalan Kramat Lontar, Jakarta Pusat, Kamis (30/1/2020).
Dengan begitu, Sarbini mengatakan pihak relawan dari medical emergency rescue commite (Mer-C) dapat memberikan kohort waktu yang jelas.
"Dengan begitu kami bisa memberikan kohort orang-orang ini dengan waktu yang lebih jelas," ucap Sarbini.
• Hargai Cabai di Bekasi Meroket, Hari Ini Giliran Bawang Ikut Naik
• Mimpi-mimpi Kosong Raja Fiktif dan Romantisme Sejarah Raja Se-Nusantara
Semisal, WNI yang diduga terdampak virus corona dapat diperiksa secara spesifik.
"Misalnya diperiksa relawan kami selama dua minggu. Kalau selama itu tidak ada keluhan atau gejala, masa inkubasi sudah dilewati, maka orang-orang ini dikeluarkan dari kohort," jelas Sarbini.
Selanjutnya, WNI yang diduga terdampak virus corona ini dapat ditangani lebih tepat dan jelas.
"Oleh karena itu cara yang paling baik deteksi orang-orang beresiko ini di UGD (Unit Gawat Darurat)," ucapnya.
"Kemudian dikonfirmasi apakah secara klinis dianggap sakit atau tidak," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/chief-of-presidium-mer-c-sarbini-abdul-murad-tengah.jpg)