Kisah ASN Karawang Gabung Kerajaan King of The King: Janji Uang Rp 10 Juta Diganti Miliaran
Sosok aparatur sipil negara (ASN) Karawang, Juanda menceritakan kisahnya bergabung dengan King of The King.
Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Muji Lestari
"Sekitar Rp 10 juta yang saya berikan beberapa kali.Saya diberi sertifikat senilai Rp 3 miliar yang katanya akan cair pada Maret 2020," ujar Juanda.
• Sule Blak-blakan Bongkar Pesan WhatsApp dengan Putri Delina, Ayah Rizky Febian Disarankan Begini
Seperti Dicuci Otak
Kepala BKPSDM Karawang Asep Aang menuturkan, sosok Juanda yang bergabung di King of The King seperti dicuci otak.
"Kami terus memberikan pembinaan dan pemahaman kepadanya, hingga akhirnya dia (Juanda) mengaku kesalahannya."
"Dia melakukan permohonan maaf dengan sadar. Setelah dia bercerita ternyata dia itu merupakan korban," katanya.
Asep Aang menyebut Juanda memahami tugas dan fungsinya sebagai ASN.
Ia juga dikenal sebagai ASN Karawang yang memiliki totalitas tinggi.
• Permintaan Lina ke Putri Delina Sebelum Wafat, Anak Sule Mengaku Beruntung Bisa Manja ke Sang Mama
"Dia rajin masuk, sangat disiplin dan mengerti tugas dan fungsinya," kata dia.
Awal kenal dengan Dony Pedro
ASN asal Karawang, Juanda menceritakan awal kenal dengan Dony Pedro, Presiden King of The King, hingga menjadi petinggi di kelompok tersebut.

Juanda yang juga disebut-sebut sebagai salah satu petinggi King of The King itu mengatakan, ia awalnya dikontak oleh Dony Pedro.
Ia beberapa kali ditelepon Dony Pedro dan dikirimi foto-foto pusaka.
Juanda kemudian diminta datang ke rumah Dony Pedro di Bandung.
• Kasus Istri Tusuk Suami di Kelapa Gading, Berawal dari Percekcokan, Sang Istri Ancam Bunuh Diri
"Saya bertemu Dony awal tahun 2019 di Bandung," kata Juanda kepada Kompas.com, Jumat (31/1/2020).
"Awalnya dia meyakinkan saya soal samurai pusaka dan langka yang harganya triliunan.Saya mencari pembeli untuk dia."