Ibu Hamil Jangan Sembarangan Lakukan Yoga, Berikut Tipsnya
Yoga Instructur Fitri Tasfiah yang juga merupakan founder dari bugaraga.com mengatakan bahwa olahraga yoga, ternyata juga baik dilakukan ibu hamil.
Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana
TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Olahraga yoga, merupakan jenis olah tubuh yang kini mulai digemari banyak orang.
Selain bisa menyehatkan fisik, yoga juga bisa memberikan efek rileksasi pada pikiran hingga berdampak baik untuk kesehatan mental.
Yoga Instructur Fitri Tasfiah yang juga merupakan founder dari bugaraga.com mengatakan bahwa olahraga yoga, ternyata juga baik dilakukan oleh Ibu hamil lho.
Dengan melakukan gerakan yoga, tubuh pada Ibu hamil bisa lebih mempersiapkan diri jelang datangnya hari kelahiran bayi.
Tak hanya itu, efek rileksasi yang dirasakan dengan melakukan yoga juga dipercaya bisa membuat sang ibu tidak mudah stress sehingga berdampak baik pada kesehatan janin.
Namun perlu diingat, para ibu hamil tak boleh sembarang melakukan yoga lho.
Ada beberapa catatan penting yang perlu diperhatikan jika ibu hamil ingin melakukan yoga.
Salah satunya dengan mengikuti gerakan yoga secara tidak sembarangan serta harus dilakukan dengan pengawasan istruktur yang ahli dalam bidangnya.
"Bedanya kalau kita hanya belajar dari Youtube itu kita gak tau gerakan mana aja yang sebenernya gak boleh. Kalau kita bareng dengan instruktur di kelas yoga, kita bisa tahu ini 'oh gerakan ini tidak boleh dilakukan, yang ini boleh' kalau lewat Youtube saja itu kan tidak ada yang beritahu biasanya," kata Fitri saat ditemui di Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Jumat (7/2/2020).
Fitri mengatakan, bahwa ada gerakan-gerakan khusus yang bisa dilakukan oleh ibu hamil untuk menjalankan yoga.
Artinya, tidak semua gerakan aman untuk dilakukan oleh ibu hamil.
Ia pun memaparkan bahwa gerakan-gerakan yang aman bagi ibu hamil adalah gerakan yang tidak memberi dampak ketegangan pada perut, ataupun tulang punggung secara berlebihan.
"Ibu hamil tidak boleh melakukan gerakan yang memicu kontraksi. Seperti penahanan perut atau pengencangan perut, itu dihindari karena bisa bikin dia kontraksi," katanya.
"Selain itu, dia kan ada beban di perutnya juga. Nah biasanya baiknya dia punggungnya di sanggah dengan alat bantuan lain. Biasanya pakai bantalan agar tulang punggung tidak terbebani, bisa juga," tambah dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/instruktur-yoga-fitri-tasfiah.jpg)