Rute MRT Koridor Timur-Barat Bersinggungan dengan LRT, Ini Jawaban Pihak MRT Jakarta

Rute kereta cepat Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta koridor Timur-Barat bersinggungan dengan jalur Lintas Rel Terpadu (LRT).

Rute MRT Koridor Timur-Barat Bersinggungan dengan LRT, Ini Jawaban Pihak MRT Jakarta
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Kereta MRT saat mengikuti kegiatan uji coba kereta MRT fase 1 lintas Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI) di Jakarta, Selasa (12/3/2019). Uji coba publik kereta MRT fase 1 dilakukan mulai 12-23 Maret 2019. Hingga 11 Maret, tercatat 184.738 orang yang mendaftar untuk mengikuti rangkaian uji coba tersebut. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Rute kereta cepat Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta koridor Timur-Barat bersinggungan dengan jalur Lintas Rel Terpadu (LRT).

Hal ini ditanggapi Direktur Operasi dan Pemeliharaan, Muhammad Effendi.

Effendi, sapaannya, menyatakan permasalahan antarrute yang bersinggungan ini bukan wewenang pihaknya.

Hal tersebut, lanjutnya, merupakan wewenang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Kementerian Perhubungan.

Begitu juga dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Kalau soal itu bukan wewenang MRT Jakarta, itu wilayahnya kementerian PUPR dan Perhubungan, dan Pemprov DKI," kata Effendi, saat dihubungi, Jumat (7/2/2020).

Kantor WO Pandamanda yang Telah Disegel Polisi Masih Terus Didatangi Korban

Sebelumnya, Dinas Perhubungan berusaha akan mencari rute alternatif agar tak bersinggungan

Kendati begitu, Effendi mengatakan pihaknya akan mematuhi segala perintah dari instansi pemerintah terkait.

"Kami MRT Jakarta, intinya tunduk dengan apa yang diputuskan pemerintah," kata Effendi.

"Sekarang kami masih tunggu keputusan pemerintah," lanjutnya.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved