Gara-gara Durian, Anak di Sumut Tebas Ayah hingga Tewas, Pelaku Ternyata Dihardik Ini Oleh Korban
Berawal dari persoalan buah durian, seorang anak di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara nekat mencelakai ayah kandungnya sendiri.
Penulis: Muji Lestari | Editor: Siti Nawiroh
Ibunya, Pinta Uli, berusaha meredakan amukan Gunawan.
Sementara korban diamankan oleh warga di rumah tetangganya yang selanjutnya dilarikan ke RSUD Sidikalang.
"Namun sebelum sampai ke rumah sakit, nyawa korban tidak tertolong lagi," ucapnya.
Pelaku Jadi Pengepul Durian
Gunawan Sucipto Pane telah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi karena membunuh ayahnya Torang Pane.
Kapolsek Parongil, Iptu Maruli Tambunan mengatakan kalau pelaku telah ditangkap dan dijebloskan ke dalam sel tahanan
Semalam suntuk dia diperiksa. Baru saja siap," ujar Maruli.
• Anaknya Meninggal Jatuh dari Balkon Apartemen, Kondisi Psikis Karen Pooroe Diungkap Komnas Anak
Maruli menuturkan, Gunawan baru saja pulang merantau dari Jakarta.
Ia kembali ke kampung halamannya terkait syukuran atas kelahiran sekaligus pembaptisan anak pertamanya.
Berhubung di kampungnya musim durian, pemuda tamatan SMK ini enggan cepat-cepat kembali ke Jakarta.
"Pelaku sama ibunya bikin usaha jadi pengepul durian. Durian-durian dari petani, mereka tampung, lalu dijual lagi sama tauke (bos)," ungkap Maruli.
Gunawan yang juga seorang residivis kasus curanmor ini, tambah Maruli, mengaku selama ini memang kurang harmonis dengan ayahnya. Sebab, menurut Gunawan, perilaku Torang terbilang kasar.
Pelaku Naik Pitam saat Dihardik Begini oleh Korban
Iptu Maruli mengungkapkan Awal Mula kejadian anak tebas ayah kandung di Dairi.
Bermula ketika Gunawan Pane menggelar durian di halaman rumah ayahnya, untuk dijual kepada tauke.