Penampungan PSK di Apartemen

2 Kasus Eksploitasi Seksual Anak dalam Sebulan, Wali Kota Jakarta Utara: Semua Kembali ke Masyarakat

Adanya dua kasus penampungan PSK ditanggapi Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko dengan mengharapkan partisipasi masyarakat.

TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko di Kantor Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (11/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Praktik eksploitasi anak di bawah umur yang dijadikan sebagai PSK dua kalo terungkap di wilayah Jakarta Utara dalam kurun waktu sebulan terakhir.

Kasus pertama terjadi di lokalisasi Gang Royal di permukiman Rawa Bebek, Penjaringan, Jakarta Utara.

Sementara yang kedua di sebuah apartemen di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Adanya dua kasus tersebut ditanggapi Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko dengan mengharapkan partisipasi masyarakat.

"Ternyata semua ini bisa kita ungkap karena laporan dan partisipasi masyarakat," kata Sigit di Kantor Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (11/2/2020).

Pencegahan eksploitasi anak, kata Sigit, mestinya bisa dimulai dari tingkat terkecil di masyarakat.

Misalnya dari warga dan pengurus RT-RW di kasus Gang Royal, dan oleh Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Rumah Susun (P3RS) di kasus penampungan PSK di bawah umur dalam apartemen.

"Semua kembali ke masyarakat, kita bicara ada RT, RW, ada LMK, FKDN, termasuk juga P3RS yang ada di rusun," ucapnya.

Menurut Sigit, aparat mulai dari pemerintah, Polri, dan TNI telah melakukan berbagai cara dalam memberikan rasa aman, nyaman, dan tertib.

Halaman
12
Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved