Anggota DPRD Ini Sebut Istana Negara Terancam Kebanjiran Jika Monas Diaspal Untuk Gelar Formula E

Istana Negara yang tak jauh dari kawasan Monas terancam banjir jika Pemprov DKI Jakarta ngotot selenggarakan Formula E di kawasan bersejarah ini.

Anggota DPRD Ini Sebut Istana Negara Terancam Kebanjiran Jika Monas Diaspal Untuk Gelar Formula E
Tribunnews.com/Herudin
Istana Negara, Jakarta Pusat. TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Istana Negara yang berada tak jauh dari kawasan Monas terancam banjir jika Pemprov DKI Jakarta tetap ngotot menyelenggarakan Formula E di kawasan bersejarah itu.

Hal ini disampaikan oleh anggota DPRD DKI dari Fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak menanggapi rencana Pemprov DKI Jakarta yang akan segera membangun lintasan balap atau sirkuit di kawasan Monas.

Mantan Wakil Rektor Universitas Kristen Indonesia (UKI) ini menyebut, pengaspalan untuk lintasan balap di kawasan Monas bisa menyebabkan berkurangnya resapan air di kawasan itu.

Jika ini terjadi, Istana Negara yang berada tepat di seberang Monas terancam kebanjiran.

"Rencana Formula E di Monas tidak ramah lingkungan, ini bertentangan dengan alasan penyelenggaraan. Selain itu, menutupi coblestone dengan hotmix akan membuat banjir semakin berat di kawasan Monas dan Istana," ucapnya, Jumat (14/2/2020).

Salah satu cara untuk mengantisipai hal tersebut ialah dengan membangun saluran air di sekitar lintasan balap.

Hal ini harus dilakukan agar air hujan tidak mengalir menuju kawasan lain di sekitar Monas.

"Butuh saluran drainase di dekat lajur sirkuit untuk mencegah dampak banjir," ujarnya.

Namun, jika ini dilakukan, berarti Pemprov DKI Jakarta secara tidak langsung mengutak-atik kawasan Monas yang berstatus cagar budaya.

"Artinya itu merubah Monas dan bertentangan dengan Perpres 25/1995," kata dia.

Tak hanya dinilai tak ramah lingkungan, pengaspalan yang dilakukan di kawasan Monas juga bisa menyebabkan membengkaknya anggaran untuk mengembalikan kawasan itu seperti semula.

Pasalnya, Pemprov DKI wajib mengembalikan Monas seperti kondisi semula usai balapan Formula E rampung.

"Membongkar hotmix juga akan merusak coblestone (batu alam), artinya biaya lagi atau proyek baru untuk mengganti coblestone," tuturnya.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved