Bandit Bertopeng Tengkorak di Depok

Baru 13 Hari Buka Toko Kelontong, Pria Ini Jadi Sasaran Bandit Jalanan

Hadi mengalami kerugian kehilangan satu unit handphone miliknya bertipe Samsung J2, dan beberapa luka sabetan senjata tajam dibagian tubuhnya

Baru 13 Hari Buka Toko Kelontong, Pria Ini Jadi Sasaran Bandit Jalanan
TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Hadi ketika dijumpai TribunJakarta.com di warung klontongnya 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, CILODONG - Menaruh harapan besar pada toko kelontongnya agar bisa memperbaiki roda ekonomi kehidupan, Hadi tak menyangka malah musibah yang datang padanya.

Kamis (13/2/2020) dini hari sekira pukul 03.30 WIB, dirinya menjadi korban kebrutalan bandit jalanan ketika tengah menjaga warung kelontongnya.

"Baru buka 13 hari, memang biasa saya kalau malem di depan warung sambil ngopi main handphone," kata Hadi di warungnya yang berada di Jalan Kalimulya, Cilodong, Kota Depok, Jumat (13/2/2020).

Akibatnya, Hadi pun mengalami kerugian kehilangan satu unit handphone miliknya bertipe Samsung J2, dan beberapa luka sabetan senjata tajam dibagian tubuhnya.

"Bahu kiri ini lima jahitan, bawah hidung ini tiga jahitan," kata Hadi menunjukan luka yang dideritanya.

Tak menampik, Hadi mengakui sejumlah luka tersebut dideritanya akibat melawan para bandit menggunakan tangan kosong.

"Yang nyerang saya ada tiga orang pakai celurit semua, satu ada yang pakai topeng tengkorak. Saya lawan benar-benar pakai tangan kosong," kata Hadi.

Praktik Aborsi Ilegal di Paseban Jakarta Utara, Ini Tanggapan Ketua Komisi Perlindungan Anak

Praktik Aborsi Ilegal, 3 Tersangka Meraup Rp6,6 Miliar: Janin Satu Bulan Dihargai Rp 1 Juta

Disdik DKI Akan Periksa Kejiwaan Oknum Guru yang Pukul Muridnya Hingga Babak Belur di Matraman

Dalam waktu dekat, dirinya berniat untuk pulang ke kampung halaman untuk menemui anaknya yang tengah dihantui rasa cemas dan khawatir.

Namun, niat tersebut masih belum bisa terlaksana lantaran Hadi sangat penasaran dengan para bandit yang menyerangnya.

"Niatnya mau pulang kampung, tapi takutnya kalau saya pulang kampung pelakunya ketangkap. Saya mau lihat siapa pelakunya, harapannha cepat tertangkap," kata Hadi.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved