Sisi Lain Metropolitan

Kisah Yayan Lulusan Teknik Mesin: Buka Toko Servis, Gratis Reparasi Kipas Untuk Masjid dan Musala

Di usia enam bulan setelah membuka usahanya, Yayan mantap memasang spanduk bertuliskan 'Gratis Service Kipas Masjid/Mushola'.

Kisah Yayan Lulusan Teknik Mesin: Buka Toko Servis, Gratis Reparasi Kipas Untuk Masjid dan Musala
TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Yayan, pemilik toko servis yang gratiskan kipas untuk masjid dan musala di Jalan Lembur, Makasar, Jakarta Timur, Jumat (14/2/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Terinsipirasi dari orang tak dikenal, Yayan Sugiar (43) gratiskan biaya reparasi kipas angin musala dan masjid.

Sedari kecil, Yayan hanya menyukai dunia otomotif. Hingga sewaktu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ia mengambil jurusan teknik mesin untuk menyalurkan hobinya.

Selanjutnya, bapak tiga anak ini melanjutkan bekerja di pabrik yang masih berhubungan dengan otomotif.

Lambat laun kontrak pekerjaannya habis ketika pabrik di tempatnya bekerja memberlakukan sistem outsourcing atau alih daya.

"Akhirnya saya bekerja jadi supir angkutan umum untuk menghidupi kebutuhan keluarganya," katanya kepada TribunJakarta.com, Jumat (14/2/2020).

Selama 10 tahun, ia menjalani aktivitas sebagai supir angkot di kawasan Kampung Makasar, Jakarta Timur.

Sementara istrinya, Siti membuka toko kelontong biasa di toko yang terletak di Jalan Lembur, Makasar, Jakarta Timur.

"10 tahun saya jalanin aktivitas yang sama. Akhirnya tetangga saya, lupa namanya siapa, ada yang ngomong ke saya. Dia menyarankan saya beralih ke usaha aja. Sebab kan dia tahu saya punya toko warisan dari orang tua yang bisa dipakai," sambungnya.

"Sudah coba aja buka servis kompor, kan di sini masih jarang," kata tetangganya kala itu.

Halaman
123
Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved