12 Pengunjungnya Positif Narkoba, Klub Malam Black Owl Terancam Ditutup

Pemprov DKI melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) bakal memeriksa pihak manajemen Black Owl

ISTIMEWA/Philip Mackenzie/sxc.hu
Ilustrasi hiburan malam. 

"Mereka seharusnya melakukan body checking dan pengawasan terhadap setiap pengunjung. Itu ada dalam peraturan," kata dia.

Jika dari hasil pemeriksaan ke-12 orang pengunjung itu menggunakan narkotika di luar klub malam Black Owl, Cucu mengatakan, pihaknya masih akan memberikan keringatakan kepada THM itu.

"Sanksi mulai dari teguran hingga pencabutan TDUP ya. Kalau pengunjung menggunakan di luar, kami masih beri keringanan," kata dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sebanyak 12 orang pengunjung tempat hiburan malam Black Owl yang berada di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara diamankan pihak kepolisian.

Pasalnya, belasan orang itu positif mengkonsumsi narkoba setelah dilakukan tes urine.

Kejuaraan Beregu Asia 2020: Shesar Gagal Menang, Nasib Tim Indonesia Kini di Tangan Marcus/Kevin

Usai Jalani Masa Observasi Virus Corona, WNI Dilengkapi Sertifikat Kesehatan

Kisah Miris Hidup Pematung Jenderal Soedirman: Berpindah-pindah Kontrakan, Ingin Diakui Pemerintah

Adapun, belasan pengunjung itu diamankan saat Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggelar razia di klub malam Black Owl pada Sabtu (15/2/2020) dini hari tadi.

"Betul semalam kami lakukan razia di salah satu tempat hiburan malam. Kita amankan 12 orang yang teridentifikasi positif (narkoba)," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, Sabtu (15/2/2020).

Meski mengaku berhasil menjaring 12 orang pengguna narkoba, Yusri menyebut, pihaknya tidak menemukan barang bukti narkoba saat melakukan razia.

"BB enggak ditemukan," kata Yusri.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved