Peserta Observasi Natuna Tiba di Jakarta

Dipulangkan dari Natuna, Keluarga Yusuf Inisiatif Jemput Anak di Bandara: Tahu dari TV

Aprilya (56), ibu Yusuf, mengatakan beberapa hari sebelumnya sudah mencari informasi kepulangan sang anak dari siaran televisi.

Dipulangkan dari Natuna, Keluarga Yusuf Inisiatif Jemput Anak di Bandara: Tahu dari TV
TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Keluarga Yusuf Azhar, satu diantara peserta observasi terkait virus corona saat menjemput Yusuf di Bandara Halim Perdanakusuma, Makasar, Jakarta Timur, Sabtu (15/2/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Keluarga Yusuf Azhar (21), satu diantara peserta observasi terkait virus corona akui tak dapat informasi kepulangan sang anak dari Natuna, Kepulauan Riau ke Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Sebagai informasi, sebanyak 285 orang yang terdiri dari 238 Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Provinsi Hubei, 1 Warga Negara Asing (WNA), 5 anggota tim pendahulu KBRI Beijing, dan 42 orang yang berasal dari kru pesawat serta tenaga medis telah usai menjalani masa observasi.

Setelah 14 hari menjalani observasi di Hanggar Lanud Raden Sajad, Natuna, Kepulauan Riau, semua peserta observasi dinyatakan bebas dari virus corona atau Covid-19.

Selanjutnya mereka dipulangkan dari Natuna menuju Bandara Halim Perdanakusuma pada Sabtu (15/2/2020) siang.

Terkait informasi tersebut, satu diantara keluarga peserta observasi, Yusuf, mahasiswa semester 1 Universitas Wuhan, China ini justru mengetahui hal tersebut dari informasi yang disiarkan sejumlah media elektronik.

Aprilya (56), Ibunda Yusuf mengatakan beberapa hari sebelumnya sudah mencari informasi kepulangan sang anak dari siaran televisi.

Ketika hari kepulangan sudah diketahui, ia memastikan kabar tersebut kepada sang anak melalui pesan whatsapp.

Sehingga, sejak siang hari ini ia sudah berangkat dari rumahnya, di Perumahan Griya Cimangir, Bogor Jawa Barat ke Bandara Halim Perdanakusuma bersama suaminya, Cak Nang dan anak pertamanya, Cik Dan.

"Enggak ada informasi dari pihak terkait. Saya lihat dari live di TV tentang pemulangan anak-anak yang di Natuna," ujar Aprilya di Halim, Sabtu (15/2/2020).

"Dari WNI grup juga ada. 2 hari yang lalu juga saya baru dimasukin. Di grup cuma grup antarkeluarga saja," sambungnya.

Keluarga Yusuf Azhar, satu diantara peserta observasi terkait virus corona saat menjemput Yusuf di Bandara Halim Perdanakusuma, Makasar, Jakarta Timur, Sabtu (15/2/2020)
Keluarga Yusuf Azhar, satu diantara peserta observasi terkait virus corona saat menjemput Yusuf di Bandara Halim Perdanakusuma, Makasar, Jakarta Timur, Sabtu (15/2/2020) (TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina)

Sehingga, penjemputan anak keduanya ini merupakan inisiatif dari pihak keluarga.

Tim Gegana Turun ke Lokasi Paparan Radioaktif, Area Steril Diperluas Hingga Tutup Jalan

Jenguk Nunung Bersama Andre di RSKO Jakarta, Sule Buat Ngakak: Dia Udah Kaya Wanita Simpanan Aku

Sekda DKI Jakarta Ingin Awasi Ketat Warga Pulang Observasi di Natuna, Dinkes: Tidak Perlu

"Dapat info penjemputan hanya inisiatif dari kita sendiri pengen jemput anak. Belum ada koordinasi dari pihak Kemenkes. Katanya pukul 15.00 WIB gitu, makanya kesini," jelasnya.

Sementara itu, Cik Dan menuturkan sempat melakukan komunikasi terakhir sebelum adiknya itu take off dari Natuna menuju Bandara Halim Perdanakusuma.

"Barusan dia ngabarin sekitar pukul 13.00 WIB. Dia bilang ini berangkat lagi di jalan dan sudah di pesawat," pungkasnya.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved