Dalam Dua Minggu,Sebanyak Tiga Motor Milik Warga Digasak Maling di Kapuk Muara

Korban pencurian pada Sabtu lalu, Muhammad Amin (50) mengaku tak menyangka motornya bisa digasak.

Dalam Dua Minggu,Sebanyak Tiga Motor Milik Warga Digasak Maling di Kapuk Muara
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Suasana di Kompleks Ruko Muara Indah, Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (18/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terjadi di Kompleks Ruko Muara Indah, Jalan Kapuk Muara, RT 07/RW 01 Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara.

Insiden curanmor pada Sabtu (15/2/2020) lalu tersebut, kata warga setempat, menambah rentetan kasus serupa di wilayah Kapuk Muara selama beberapa pekan terakhir.

Seorang warga, Siti Rofiqoh (31) menyatakan, dalam dua pekan terakhir, tiga motor milik warga digasak maling yang beroperasi di sekitaran Kapuk Muara.

"Satu minggu ini baru di sini, tapi minggu kemarin ada dua (motor). Dalam dua minggu ada tiga motor," kata Siti saat ditemui pada Selasa (18/2/2020).

Siti menuturkan, dalam beberapa upaya curanmor di Kompleks Ruko Muara Indah, para pencuri gagal melakukan aksinya.

Hal itu terlihat dari rekaman CCTV yang terpasang di sekitar lokasi. Namun, pada aksi curanmor yang terakhir Sabtu lalu, tiga orang pelaku berhasil menjalankan aksinya.

"Di sini sering, biasanya kepantau CCTV itu pada sering gagal. Cuman kemarin aja mereka berhasil, baru kali ini," kata Siti.

Satu Pengemudi Ojol Mengalami Luka Sayat saat Bentrok dengan Mata Elang

Lucinta Luna Positif Amphetamine dan MDMA, Polisi Telusuri Pemilik Dua Pil Ekstasi

Korban pencurian pada Sabtu lalu, Muhammad Amin (50) mengaku tak menyangka motornya bisa digasak.

Padahal, motor yang terparkir di depan rumahnya dalam gang sempit itu sudah dikunci dengan posisi stang ke kanan.

"Padahal itu sudah dikunci stang lawan arah juga sih, tapi nggak digembok aja," kata Amin.

Dari rekaman CCTV yang ada, Amin mengaku tak mengenal ketiga pelaku.

Namun, dirinya memperkirakan para pelaku masih remaja atau pemuda.

"Nggak pernah liat, nggak kenal. Kalo liat dari CCTV itu anak-anak tanggung," kata Amin.

Setelah kejadian, Amin segera melaporkan kehilangan motornya ke Polsek Metro Penjaringan. Ia membawa serta bukti rekaman CCTV dalam laporannya itu.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved