Ashraf Sinclair Meninggal Dunia
Ashraf Sinclair Minta Tidak Dipublikasikan Selama Jadi Donatur di Panti Asuhan Yatim Daarul Rahman
Ashraf Sinclair meminta untuk tidak dipublikasikan selama sekitar tahun menjadi donatur di Yayasan Panti Asuhan Yatim Daarul Rahman.
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
"Pas dia telepon disini (red: dihalaman), saya juga menyapa dan dia ramah. Saya biasa manggil dia itu bos. 'Bos lagi apa?'," jelas Tayung.
Delapan tahun tinggal di kawasan Pejaten, Tayung menjelaskan baru sekitar enam tahun kediaman BCL selesai direnovasi dan ditempati sang artis.
Kendati demikian, Tayung mengaku memiliki kenangan tersendiri tentang Ashraf Sinclair yang tiba-tiba mendatangi rumahnya.
Tayung cerita, saat itu Ashraf Sinclair tiba-tiba mendatangi rumahnya dengan berpura-pura untuk mencari kosan.
• Kapolri dan Panglima TNI Tanam Bibit Mangrove dan Sebar Sejuta Benih Ikan di Pesisir Mauk
• Sudinkes Pastikan Obat Ilegal Milik Klinik di Koja Tak Digunakan di Puskesmas Jakarta Utara
• Kesaksian Ketua Yayasan Daarul Rahman Saat Mandikan Jenazah Ashraf Sinclair: Wajahnya Tersenyum
"Waktu itu dia ke rumah saya dan masuk ke dalam. Saat itu dia bilang 'Pak maaf ya saya lagi mau cari kos-kosan', saya bilang 'silahkan pak, perlu kamar no berapa?'," jelas Tayung.
Usut punya usut kedatangan Ashraf Sinclair ke rumah tetangganya itu karena ingin melihat suasana rumahnya.
"Dia cuma mau lihat suasana taunya. Dia cuma mau mengcek dapur yang mau ditinggiin dan dilas. Dia lihat dari atas," aku Tayung.
Adanya kunjungan Ashraf Sinclair ke rumahnya itu membuat Tayung dan suami BCL kerap bertegur sapa.
"Jadi kalau ketemu kita suka saling sapa," tegas Tayung.
Memiliki kenangan tersendiri tentang Ashraf Sinclair, Tayung menuturkan doa untuk suami BCL.
"Semoga diterima segala amal kebaikannya dan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan," jelas Tayung.