Breaking News:

Opang Peras Penumpang

Ojek Pangkalan yang Peras Penumpang Terminal Kalideres Rp 750.000 Disebut Opang Liar

Madi (60), pembina ojek pangkalan yang terdata di Terminal Kalideres, memastikan tak mengenal ketiga opang yang peras tiga penumpang Rp 750 ribu.

TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Madi, opang resmi yang terdata di Terminal Kalideres. 

"Saya disini sudah puluhan tahun dan enggak kenal sama wajah mereka. Mereka itu opang liar yang ambil penumpang di luar terminal, bukan resmi mangkal disini," kata Madi, Jumat (21/2/2020).

Madi lantas menunjukan kartu keanggotan bertuliskan Opang Sigatan yang merupakan bukti dirinya opang yang terdata di Terminal Kalideres.

Di kartu anggota Opang Sigatan itu, menampilkan pas foto serta nama Madi dengan masa berlaku hingga Juni 2020.

Madi mengatakan, opang resmi yang terdata di Terminal Kalideres ada sekitar 30 pengemudi.

"Dan kita (yang terdata) enggak pernah nembak harga apalagi sampai meres karena kita cari uang disini," kata Madi.

Hal senada disampaikan Kapospol Terminal Kalideres, Ipda Tugiran.

Setelah melihat video yang viral, Tugiran memastikan bahwa ketiganya bukanlah opang yang terdata di Terminal Kalideres.

"Kalau yang terdata itu saya hafal semua mukanya. Mereka punya kartu anggota dan malah ikut bantu jaga keamanan disini. Tadi saya juga sudah nonton videonya dan dipastikan bukan yang mangkal disini," kata Tugiran.

Tugiran tak menampik bahwa banyak opang liar yang berada di luar Terminal Kalideres.

Mereka biasanya ngetem di sepanjang Jalan Daan Mogot arah terminal dan mencari penumpang yang baru keluar  dari Terminal Kalideres.

Halaman
1234
Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved