Banjir Jakarta
BPBD Sebut Banjir Jakarta Sebabkan 3.565 Warga Mengungsi di 40 Lokasi
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI mencatat, sebanyak 3.565 jiwa terpaksa mengungsi akibat banjir yang mengepung Jakarta.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Suharno
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, sebanyak 3.565 jiwa terpaksa mengungsi akibat banjir yang mengepung Jakarta sejak Selasa (25/2/2020) pagi.
"Total pengungsi ada 973 KK (Kepala Keluarga) atau 3.565 jiwa," ucap Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Insaf, Selasa (25/2/2020).
Untuk menampung ribuan warga Jakarta terdampak banjir, Pemprov DKI telah mendirikan posko pengungsian di 40 lokasi berbeda.
Adapun 40 lokasi pengungsian itu tersebar di lima Kota Administrasi di DKI Jakarta.
Dijelaskan Insaf, pihaknya sampai saat ini bersama Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta telah mendistribusikan sejumlah bahan pangan dan kebutuhan pokoknya lainnya kepada para pengungsi.
"BPBD DKI bersana Dinsos dan Dinkes telah mendistribusikan bantuan kepada warga yang mengungsi dan mendirikan posko," ujarnya dalam siaran tertulis yang diterima TribunJakarta.com.
Berikut 40 titik pengungsian berdasarkan informasi dari BPBD DKI Jakarta:
1. Masjid Al Muhibin
2. Yayasan Al Hanif RT 03
3. Masjid Al Muhajirin RW 10
4. Mushola Al Istiqomah, TPQ-TKI Rambanee
5. Kantor Kelurahan Kampung Melayu
6. Kantor Pos RW 07
7. Aula Masjid Ittihadul Ikhwan RW 08