Restoran Rindu Alam Puncak Resmi Tutup, Jadi Ikon hingga Kisah Pegawai dari Lajang Sampai Punya Cucu

Restoran Rindu alam berada di kawasan Puncak tepatnya di Jalan Raya Puncak, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Restoran Rindu Alam di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor. 

TRIBUNJAKARTA.COM, BOGOR - Setiap wisatawan yang melewati Puncak Bogor, pasti kenal dengan Restoran Rindu Alam.

Restoran yang dibuka sejak puluhan tahun lalu itu ternyata kini sudah tutup alias tak beroperasi.

Restoran Rindu alam berada di kawasan Puncak tepatnya di Jalan Raya Puncak, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Restoran ini sudah berdiri sejak tahun 1980 dan kerap menjadi langganan wisatawan yang berkunjung ke kawasan puncak tampaknya hanya tinggal kenangan.

"Iya (tutup), udah dari kemarin, Kamis tanggal 20 (Februari 2020)," kata Adam Adjie saat dihubungi TribunnewsBogor.com via sambungan telepon, Senin (24/2/2020).

Banyak cerita dari perjalanan Restoran Rindu Alam yang berdiri diatas ketinggian 1.443 meter diatas permukaan laut (Mdpl) itu.

Tak hanya warga biasa yang mampir ke Restoran Rindu Alam, namun dari mulai artis, pejabat hingga Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ) dikabarkan pernah mampir untuk mencicipi makanan di restoran tersebut.

Tak heran, jika Restoran Rindu Alam seolah menjadi salah satu icon di kawasan puncak.

Bahkan, karyawannya ada yang sampai sudah memiliki cucu dan masih bekerja di restoran tersebut.

Restoran legendaris Rindu Alam Puncak Bogor pertama kali dibangun pada tahun 1979 oleh Letnan Jenderal TNI Ibrahim Adjie dan baru mulai beroperasi sekitar tahun 1980-an.

Halaman
1234
Penulis: wahyu tribun jakarta
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved