Warga Geruduk AEON Mall Cakung

Polisi Sebut Tersangka Perusakan AEON Mall JGC Cakung Jakarta Timur Berpeluang Bertambah

Jumlah tersangka dalam kasus pengrusakan Aeon Mall Jakarta Garden City (JGC) pada Selasa (25/2/2020) lalu dimungkinkan bertambah.

Polisi Sebut Tersangka Perusakan AEON Mall JGC Cakung Jakarta Timur Berpeluang Bertambah
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Kapolrestro Jakarta Timur Kombes Arie Ardian Rishadi saat memberi keterangan di Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (26/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Jumlah tersangka dalam kasus pengrusakan AEON Mall Jakarta Garden City (JGC) pada Selasa (25/2/2020) lalu dimungkinkan bertambah.

Kapolrestro Jakarta Timur Kombes Arie Ardian Rishadi mengatakan jumlah tersangka berpeluang bertambah seiring proses penyidikan bergulir.

"Bisa, kemungkinan ada pelaku lain. Proses pengukapan Polrestro Jakarta Timur di-back up Ditreskrimum Polda Metro Jaya," kata Arie di Mapolrestro Jakarta Timur, Rabu (26/2/2020).

Dari hasil penyidikan awal terhadap 23 yang delapan di antaranya jadi tersangka, pengrusakan dilakukan secara spontan.

Pemicunya karena warga merasa pihak JGC lalai mengelola waduk garapnya sehingga debit air membanjiri 4 RW dari 2 Kelurahan.

"Tetapi ini sudah diselesaikan, kemarin kita sudah panggil untik dilakukan mediasi antara pihak JGC, pemerintah, dan warga," ujarnya.

Dari hasil mediasi tersebut Arie menuturkan pihak JGC dan Pemprov DKI Jakarta setuju membuat sodetan pada Waduk JGC.

Pembuatan sodetan ke Kanal Banjir Timur (KBT) bertujuan agar debit air Waduk JGC tak meluap ke permukiman warga saat hujan.

Namun dia menyebut AEON Mall JGC hingga kini masih dijaga guna mencegah aksi penggerudukan massa serupa terulang.

"Kita masih tetap stand by (di AEON Mall JGC), personel kita baik Sabhara, Brimob Polda Metro Jaya, Polsek Cakung, dan Polrestro Jakarta Timur," tuturnya.

Delapan tersangka pengrusakan AEON Mall JGC yakni AW (20), IF (22), HR (17), SA (16), AAS (15), FAS (16), DA (16), dan AB (15).

Mereka warga Kelurahan Cakung Timur yang dijerat pasal 170 KUHP, 160 KUHP, juncto 460 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

Penulis: Bima Putra
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved