Banjir Jakarta
Truk Terperosok Lubang yang Tertutup Banjir, Arus Lalin di Jalan Raya Cakung Cilincing Tersendat
Pantauan di lokasi, truk-truk pengangkut barang tidak bisa melaju dengan kecepatan cepat maupun sedang.
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino
TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Arus lalu lintas di Jalan Raya Cakung-Cilincing, Cilincing, Jakarta Utara, terpantau padat merayap dan dipenuhi kendaraan besar seperti truk pengangkut barang, Rabu (26/2/2020) siang.
Selain karena banjir dengan ketinggian 60 sentimeter yang masih merendam jalan itu, arus lalu lintas sempat tersendat lantaran adanya truk yang terperosok lubang di jalan tersebut.
Pantauan di lokasi, truk-truk pengangkut barang tidak bisa melaju dengan kecepatan cepat maupun sedang.
Laju truk-truk melambat karena di depan Kawasan Berikat Nusantara (KBN), ada truk pengangkut semen yang terperosok ke dalam lubang dan belum juga berhasil dievakuasi.
Alhasil, truk-truk lainnya terpaksa menghindari truk yang terperosok itu.
Dengan adanya kondisi tersebut, warga setempat secara sukarela mengarahkan agar truk-truk lainnya menghindari lubang yang sudah dipetakan.
"Saya sama temen-temen sengaja ngasih tahu truk yang lewat biar nggak masuk lubang juga," kata seorang warga, Rendi (31).
Rendi bersama beberapa warga setempat secara sukarela berdiri di tengah banjir untuk mengatur kendaraan yang melintas.
Mereka menginformasikan dan menunjukkan titik-titik lubang di jalan tersebut.
"Soalnya parah ini lubangnya dalem kan," kata Rendi.
Sebelumnya, satu unit truk pengangkut semen terperosok ke dalam sebuah lubang di Jalan Raya Cakung Cilincing, Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (26/2/2020) sekitar pukul 9.00 WIB.
Setelah terperosok, truk bernomor polisi B 9844 PYU ini terjebak lubang yang tertutup air banjir berwarna keruh di jalan tersebut.
Adapun banjir di Jalan Raya Cacing sudah terjadi sejak Senin (24/2/2020) dini hari. Hingga siang ini, banjir belum juga surut drastis.
Truk terjebak lubang