Virus Corona di Indonesia

Izin Temui Keluarga Tapi Kabur Saat Dikarantina, Driver Ojol Suspect Corona Sudah Kembali

Sebelum driver ojol tersebut dikarantina, mulanya ada seorang warga negara asing (WNA) berasal dari Singapura yang berinisial VP dinyatakan positif.

Penulis: Wahyu Aji Tribun Jakarta | Editor: Erik Sinaga
KOMPAS.COM/HADI MAULANA
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Tjetjep Yudiana mengaku dari 15 warga Batam yang dilakukan karantina terkait virus corona, 11 diantaranya ditempatkan di Asrama Haji Batam. 11 orang ini merupakan keluarga dan satu tukang ojek dari asisten rumah tangga (Pembantu) inisal Css (39), Senin (2/3/2020). 

Sudah Kembali

Pasien terduga terjangkit virus corona yang bekerja sebagai pengendara ojek online (ojol) sudah kembali tempat isolasi di Asrama Haji Batam, Jumat (6/3/2020).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam Didi Kusmarjadi menjelaskan keduanya sudah kembali ke Asrama Haji Batam dan mau menjalani proses isolasi selama 14 hari.

Didi juga meluruskan keduanya tidak kabur dari proses isolasi tapi keluar karena ada urusan keluarga.

Keduanya memang sempat menjalani prose isolasi, namun tidak sampai selsai.

Keduanya keluar dan tidak kembali lagi ke tempat isolasi.

Saat dilakukan pencarian, kedua pasien tersebut memilih kembali bekerja dibanding menjalankan proses isolasi.

Hal itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan, keduanya merupakan tulang punggung keluarga.

"Jadi tidak ada yang kabur, keduanya sudah kembali dan masuknya berbeda hari," ujar Didi saat dikonfirmasi, Jumat (6/3/2020), seperti yang diwartakan Kompas TV.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Duduk Perkara Pengemudi Ojol Suspect Corona Kabur Saat Dikarantina, Izin Bertemu Keluarga, Masih Dicari"

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved