Antisipasi Virus Corona di DKI

Gubernur Anies Minta Perusahaan Ikuti Arahan Presiden Agar Pegawainya Bekerja dari Rumah

I Jakarta Anies Baswedan meminta seluruh perusahan di wilayahnya mempekerjakan pegawainya dari rumah.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat ditemui di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (16/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta seluruh perusahan di wilayahnya untuk mengikuti arahan Presiden Joko Widodo untuk mempekerjakan pegawainya dari rumah.

Menurutnya, kebijakan itu perlu diterapkan demi menjamin karyawan di perusahaan itu terhindar dari penularan virus corona.

"Kami imbau kepada dunia usaha untuk mengutamakan pengelolaan pekerjaan dari karyawan secara jarak jauh, working from home atau kerja dari rumah," ucapnya, Senin (16/3/2020).

"Ini sejalan dengan arahan bapak presiden kemarin untuk bekerja dari rumah," sambungnya menjelaskan.

Sementara itu, untuk para karyawan, Anies berharap, mereka tetap dapat produktif meski bekerja dari rumah.

"Kita berharap dengan begitu di Jakarta sebagai pusat perekonomian Indonesia, kegiatan social distancing ini di satu sisi bisa menjaga potensi penularan, tapi produktif secara jarak jauh bisa tetap dilakukan," tuturnya.

"Jadi, para pekerja tetap mengutamakan bisa berkontribusi produktif meski bekerja dari rumah.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menilai, cara ini merupakan langkah paling efektif untuk mencegah penularan virus corona di Jakarta.

Terlebih saat ini jumlah pasien terinfeksi virus corona terus meningkat. Terbaru, ada 17 orang pasien yang kembali dinyatakan positif Covid-19.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 14 diantaranya berasal dari Jakarta, sedangkan masing-masing satu pasien berasal dari Jawa Barat, Banten, dan Jawa Tengah.

Dengan demikian, sampai saat ini ada 134 orang yang telah dinyatakan positif corona oleh pemerintah pusat.

"Artinya di kota ini risiko itu tinggi dan kita harus amat waspada," kata Anies.

Seperti diberitakan sebelumnya, terkait penyebaran virus corona yang terjadi di Indonesia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh masyarakat untuk tetap tenan dan tidak panik.

Antisipasi Virus Corona, Kantor Wali Kota Tangerang Selatan Disemprot Disinfektan

Intip 5 Resep Sayur Bening Enak, Menu Bergizi untuk Lawan Segala Virus

Pemkot Bekasi Jamin Stok Logistik Aman, Warga Diminta Jangan Panic Buying

Jokowi menyatakan, kini saatnya masyarakat untuk bekerja, belajar, dan beribadah di rumah.

"Saya minta tetap tenang, tidak panik, tetap produktif dengan meningkatkan kewaspadaan agar sebaran Covid-19 bisa kita hambat," ungkap Jokowi dalam jumpa pers yang disiarkan tvOne, Minggu (15/3/2020) siang.

"Dalam kondisi ini saatnya kerja dari rumah, belajar di rumah, ibadah di rumah," sambungnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved