Pemkot Bekasi Jamin Stok Logistik Aman, Warga Diminta Jangan Panic Buying

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengunjungi sejumlah pusat perbelajaan guna memastikan stok logistik di wilayahnya aman

TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat dijumpai di Mega Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Senin, (16/3/2020). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengunjungi sejumlah pusat perbelajaan guna memastikan stok logistik di wilayahnya aman, Senin, (16/3/2020).

Hal ini dilakukan usai beredar informasi sejumlah warga mendatangi pusat-pusat perbelanjaan dan memborong bahan makanan diduga 'panic buying' akibat wabah virus corona.

"Hari ini adalah kita lihat sendiri ke lapangan karena kemarin beredar berita bahwa terjadi panik buying di Kota Bekasi," kata Tri saat meninjau pusat perbelajaan Giant Mega Bekasi.

Pihaknya juga sudah melakukan kordinasi, bersama pelaku usaha ritel dan mal untuk memastikan kembali persediaan bahan makanan untuk masyarakat terpenuhi.

"Memastikan bahwa berdasarkan rapat kordinasi tadi untuk 10 hari ke depan semua kebutuhan dijamin aman dan ada," tegas dia.

"Dan ini kita buktikan sore ini langsung kita lihat ke lapangan dan hasilnya semua masih ada dan aman. Seperti gula pasir, telur, minyak goreng, dan beras, termasuk juga dengan daging dan ikan," paparnya.

Antisipasi Corona, Pengambilan Pangan Bersubsidi KJP Diberlakukan Ganjil-Genap

Pemerintah Diminta Libatkan Peran Puskesmas Dalam Hadapi Covid-19

Tri menghimbau, masyarakat Kota Bekasi jangan mudah panik selama menghadapi wabah virus corona, kabar 'panic buying' yang sempat beredar di media sosial menurut dia, hanya sebatas keramaian biasa di pusat-pusat perbelajaan saat akhir pekan.

"Jadi belilah dengan sesuai kebutuhan dan kalau kemarin ada peningkatan ya karena mungkin hari Sabtu dan Minggu, weekend jadi jumlah pengunjung cukup banyak, tapi hari ini tidak ada lonjakan yang cukup signifikan," tegas dia.

Jika dikemudian hari terjadi lonjakan atau kelangkaan keburuhan logistik, Pemkot Bekasi kata Tri, bakal melakukan upaya stabilisasi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

"Ya tentunya akan kita lakukan sperti operasi pasar, dimana Pemkot Bekasi masih memiliki cadangan terkait dengan sembako, kemudian kita lakukan pembatasan-pembatasan," kata Tri.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved