Perdagangan Anak di Tangerang

Perdagangan Anak Dibongkar Polisi: Iming-iming Gaji Rp 1 Juta dan Tips, Incar yang Cantik

Keempat tersangka diduga memperjuabelikan anak di bawah umur dan dikirim ke berbagai daerah

TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Salah satu tersangka makelar perdagangan anak di Tangerang yang mengirim anak-anak di bawah umur ke Batam dengan janji upah yang sangat minim, Rabu (18/3/2020). 

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Empat tersangka perdagangan anak di bawah umur ditangkap Poles Metro Tangerang.

Keempat tersangka tersebut diduga memperjuabelikan anak di bawah umur dan dikirim ke berbagai daerah di Indonesia.

Mereka menggunakan media sosial Facebook sebagai sarana menggaet calon korbannya. Simak selengkapnya:

1. Bermula dari laporan orang tua

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Sugeng Hariyanto mengatakan, keempatnya berhasil diamankan setelah ada satu diantara korban perdagangan anak melapor ke pihaknya.

"Awalnya ada laporan dari orangtua korban kalau anaknya ini mendapatkan perlakuan tidak sesuai janji saat dikirim ke Batam. Maka itu dia mengadu ke orangtuanya," kata Sugeng di Polrestro Tangerang Kota, Rabu (18/3/2020).

Keempat pelaku yang diamankan adalah BE (39) berjenis kelamin wanita, RY (29), DH (21), dan D (37) yang semua diamankan di kawasan Kota Tangerang.

BE yang merupakan otak praktik jual beli anak di bawah umur bersebut ditangkap bersama RY di kawasan Cikokol, Kota Tangerang.

Sementara, DH dan D diamankan aparat kepolisian di kawasan Pinang, Kota Tangerang.

"Peran BE ini adalah menawarkan pekerjaan di sosial media untuk dikirimkan ke Batam dengan sejumlah imbalan gaji," sambung Sugeng.

Halaman
1234
Penulis: erik sinaga
Editor: Erik Sinaga
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved